Joko Anwar Bawa Nuansa Lagu Anak di Film Horor "Ghost in the Cell"

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Sutradara Joko Anwar memasukkan lagu anak klasik ciptaan AT Mahmud, "Cicak-Cicak di Dinding", ke dalam trailer film horor komedi terbarunya, "Ghost in the Cell".

Joko menjelaskan bahwa perilaku hantu di penjara dalam filmnya mirip dengan kelakuan cicak, sehingga lagu itu dianggap pas untuk menciptakan suasana unik.

"'Cicak-Cicak di Dinding' dipilih karena kelakuan dari hantunya itu seperti cicak di dinding. Sesuai dengan lirik (lagu Cicak-Cicak di Dinding)," ujar Joko saat konferensi pers peluncuran trailer di Setiabudi, Jakarta, Senin.

Ia sempat bercanda bahwa lagu itu dipilih karena tidak ada versi populer untuk tokek, yang juga menjadi karakter penting dalam film.

"Cicak itu kayak versi kecil dari tokek. Karena di film kita ada Tokek, kalau lagunya 'Tokek-Tokek di Dinding', enggak ada lagunya," tambah Joko.

Tokek diperankan oleh aktor dan komedian Aming Sugandhi, salah satu dari 23 pemain yang punya peran krusial dalam cerita. Joko menekankan pentingnya semua karakter dalam filmnya dengan mengatakan, "Kalau misalnya ada satu karakter yang dikeluarkan dari filmnya, ceritanya enggak jalan. Jadi mereka semua... semuanya ada fungsinya, semuanya ada fungsinya, gitu".

Tokek digambarkan sebagai narapidana di penjara Labuan Angsana yang tidak hanya menakutkan tapi juga menunjukkan dinamika kuasa yang korup.

Dengan memadukan lagu familiar dan karakter visual yang kuat, trailer "Ghost in the Cell" mengingatkan sedikit pada serial Korea populer, "Squid Game", tapi Joko menegaskan bahwa karakternya tetap orisinal.

"Di sini hantunya punya karakter yang benaran hantu gitu. Bukan cuma elemen-elemen horor dari film kita. Tapi dia punya karakter, punya tujuan, gitu," kata Joko Anwar.

Penonton yang melihat aksi Aming sebagai Tokek diprediksi bakal semakin penasaran menantikan tayangnya "Ghost in the Cell" di bioskop mulai 16 April 2026.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka