Jakarta (KABARIN) - Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mulai menyoroti sejumlah masalah mendasar di dalam tim setelah Laskar Mataram gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir Super League. Dalam periode tersebut, PSIM mencatat tiga hasil imbang dan dua kekalahan.
Hasil terbaru datang saat PSIM bermain imbang dramatis 3-3 melawan Bali United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin. Laga itu kembali memperlihatkan inkonsistensi permainan tim, terutama pada babak pertama.
"Saya rasa masalah tim saat ini bersifat struktural, salah satunya komunikasi antarpemain," kata Van Gastel dalam laman PSIM pada Selasa.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, lemahnya komunikasi antarpemain membuat PSIM kesulitan mengontrol pertandingan sejak awal. Situasi itu terlihat jelas ketika PSIM langsung tertekan dan tertinggal dua gol lebih dulu dari Bali United.
Gawang PSIM dibobol Thijmen Goppel dan Tim Receveur, yang membuat Laskar Mataram berada dalam posisi sulit sejak paruh pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, Van Gastel mencoba mengubah arah permainan dengan memasukkan tiga pemain sekaligus. Namun, strategi itu sempat belum membuahkan hasil setelah Irfan Jaya kembali menambah keunggulan Bali United pada menit ke-55.
PSIM baru menemukan momentum kebangkitan setelah Savio Sheva berhasil memperkecil ketertinggalan. Situasi semakin menguntungkan bagi tuan rumah ketika Bali United kehilangan Joao Ferrari akibat kartu merah.
Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh PSIM. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya gol bunuh diri Ricky Fajrin Saputra dan sundulan Franco Gaston Ramos Mingo membuat skor kembali imbang 3-3.
“Kami merespons di babak kedua, tetapi justru kembali kebobolan,” kata Van Gastel.
“Di sisi lapangan kita menang jumlah pemain sehingga tim bisa menembus sepertiga akhir pertahanan lawan secara mudah,” tambah dia.
Meski belum mampu meraih kemenangan, Van Gastel tetap mengapresiasi dukungan suporter yang terus memberi semangat sepanjang pertandingan, bahkan saat timnya sempat tertinggal tiga gol.
“Saya juga ingin berterima kasih kepada para pendukung atas dukungannya hari ini,” tutup Van Gastel.
Hasil imbang tersebut membuat PSIM masih tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Tantangan berikutnya sudah menanti, karena Laskar Mataram dijadwalkan menghadapi PSBS Biak pada Jumat malam pekan ini dalam upaya kembali ke jalur kemenangan.
Sumber: ANTARA