Lorde Jadi Musisi Indie Usai Kontraknya Bersama Universal Habis

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Musisi asal Selandia Baru, Lorde, baru saja ngumumin kalau sekarang dirinya resmi menjadi musisi independen setelah kontraknya dengan Universal Music Group (UMG) berakhir pada akhir tahun lalu.

Kabar ini ia bagikan langsung lewat serangkaian voice note yang ia kirim ke komunitas penggemarnya. Dalam pesannya, ia mengaku mau memulai lembaran baru setelah hampir dua dekade terikat kontrak yang ia tandatangani sejak masih sangat muda.

“Aku merasakan dorongan besar untuk hal-hal baru dan rasanya seperti membuka lembaran baru atau ada halaman kosong yang diberikan. Perasaan ini muncul karena di akhir tahun lalu, kontrak labelku dengan Universal telah berakhir” kata dia dikutip dari Variety.

Lorde juga mengungkap bahwa kontrak tersebut sudah menjadi bagian besar dalam hidupnya sejak usia 12 tahun, saat pertama kali menandatangani development deal dengan Universal.

“Aku sudah berada dalam kontrak itu untuk waktu yang sangat, sangat lama dan dalam berbagai bentuk sejak aku berusia 12 tahun, ketika menandatangani kontrak pengembangan pertamaku dengan Universal” lanjutnya.

Meski kini memilih jalan independen, pelantun “Royals” itu tetap menunjukkan rasa hormat dan apresiasinya terhadap tim di UMG. Ia menyebut mereka sebagai orang-orang yang luar biasa dan sangat ia kagumi.

Namun, di sisi lain, ia juga mulai merefleksikan keputusan masa lalunya.

“Faktanya, seorang gadis 12 tahun sudah ‘menjual’ karya kreatifnya sebelum ia benar-benar tahu seperti apa dunia itu dan apa yang ia tandatangani. Aku yakin suatu saat akan punya kontrak lagi, mungkin saja dengan Universal, tapi aku merasa perlu mengambil waktu sejenak tanpa ada hal dariku yang diperjualbelikan” tambahnya.

Bagi Lorde, momen ini jadi kesempatan langka untuk benar-benar merasakan kebebasan sebagai seorang musisi tanpa terikat kontrak apa pun.

“Ketika aku melihat kesempatan untuk memulai dari awal, aku mencoba mengambilnya. Rasanya memang berbeda. Mungkin terdengar tidak, tapi sebenarnya sangat berbeda. Ada perasaan terbuka, penuh kemungkinan, dan tentu saja terinspirasi.”

Ia bahkan menggambarkan perasaan tersebut sebagai sesuatu yang membuka ruang baru dalam proses kreatifnya.

“Aku tidak tahu apakah kamu melihat wallpaper ponselku yang bertuliskan ‘I have no master.’ Tapi aku sedang mencoba merasakan seperti apa rasanya itu."

Sementara itu, perwakilan Lorde maupun label Republic Records belum memberikan komentar resmi terkait kabar ini.

Lorde sendiri terakhir merilis album keempatnya bertajuk Virgin pada Juni 2025 di bawah naungan UMG. Saat ini, ia juga tengah menjalani tur dunia bertajuk “Ultrasound”.

Dalam voice note yang sama, Lorde menyebut rangkaian tur global tersebut akan ditutup lewat dua konser di Los Angeles pada 14-15 Mei mendatang.

Lewat status barunya sebagai musisi independen, menarik untuk ditunggu seperti apa arah musik dan karya Lorde selanjutnya. Yang jelas, ia sedang berada di fase baru yang terasa lebih bebas, jujur, dan penuh kemungkinan.

Sumber: Variety

Bagikan

Mungkin Kamu Suka