IRGC Tegaskan Tak Ada Serangan Rudal Sejak Gencatan Senjata dengan AS

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa Iran tidak meluncurkan rudal ke negara mana pun sejak dimulainya kesepakatan gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera dan RIA Novosti, IRGC menegaskan bahwa selama periode gencatan senjata, tidak ada serangan rudal yang dilakukan oleh pihak Iran.

“(Pasukan Iran) belum meluncurkan rudal apa pun ke negara mana pun selama jam-jam gencatan senjata hingga saat ini,” demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga menyebut bahwa laporan terkait dugaan serangan drone disebut sebagai provokasi dari pihak yang mereka sebut sebagai musuh, yakni Israel dan Amerika Serikat.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran. Ia juga menyebut Iran sepakat membuka akses di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa pembicaraan dengan Amerika Serikat akan dimulai di Islamabad, Pakistan, pada Jumat.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menambahkan bahwa Teheran masih mendorong proses negosiasi dan berharap langkah serupa juga dilakukan pihak AS.

Namun, di tengah proses tersebut, Israel dilaporkan tetap melancarkan serangan udara dan artileri ke wilayah Lebanon selatan, termasuk Kota Tyre, pada Rabu (8/4).

Trump sebelumnya menegaskan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka