Denpasar (KABARIN) -
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini soal potensi gelombang tinggi di perairan Bali. Gelombang laut diprakirakan bisa mencapai hingga empat meter dan berpotensi terjadi pada periode 27–30 Januari 2026.
“Waspadai potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, Senin.
Menurut BBMKG Denpasar, gelombang tinggi tersebut berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan, mulai dari Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, hingga perairan selatan Bali. Kondisi ini dinilai cukup berisiko, terutama bagi aktivitas pelayaran dan wisata bahari.
Sementara itu, gelombang dengan ketinggian hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di perairan utara Bali serta Selat Lombok bagian utara. Meski lebih rendah, BBMKG tetap mengingatkan agar aktivitas di laut dilakukan dengan ekstra hati-hati.
Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di perairan utara dan selatan Bali umumnya bertiup dari arah barat hingga barat laut. Kecepatan angin diperkirakan bisa mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam, yang berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang.
BBMKG menegaskan bahwa kombinasi angin kencang dan gelombang tinggi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Nelayan yang menggunakan perahu kecil diminta waspada jika kecepatan angin sudah melebihi 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Selain itu, operator kapal tongkang juga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat angin berkecepatan 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter. Sementara untuk operator kapal feri, kondisi dinilai berisiko ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang menyentuh 2,5 meter.
Di sisi lain, cuaca di wilayah Bali pada Selasa (27/1) diprakirakan didominasi hujan ringan. Meski begitu, BBMKG mengingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di sebagian besar wilayah Bali.
BBMKG mengajak masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut atau wilayah pesisir, untuk rutin memantau informasi cuaca terbaru. Update cuaca bisa diakses melalui laman resmi bbmkg3.bmkg.go.id dan cuaca maritim di maritim.bmkg.go.id.
Selain itu, informasi juga tersedia melalui media sosial Instagram @bmkgbali atau lewat aplikasi Info BMKG agar kamu bisa tetap waspada dan aman menghadapi kondisi cuaca ekstrem.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026