Jenis-Jenis Pertanyaan yang Sebaiknya Gak Ditanyain ke Orang Berduka

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Psikolog Klinis lulusan Universitas Indonesia Ratriana Naila Syafira, M.Psi., membeberkan jenis-jenis pertanyaan yang sebaiknya gak ditanyain pada orang-orang yang sedang berduka.

"Jangan langsung menanyakan detail kematian seperti kapan meninggal, sakit apa, kok bisa dan terakhir ketemu kapan," kata Ratriana saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

Ratriana mengatakan pertanyaan seperti itu lebih baik diajukan saat orang yang berduka menjadi pihak pertama yang membuka cerita. Dikarenakan pertanyaan seperti ini bisa memaksa mereka mengulang kembali momen traumatis dan ada kemungkinan mereka belum siap secara emosional untuk bercerita.

Pertanyaan lain yang sebaiknya dihindari adalah hal-hal yang mengandung nada menyalahkan seperti alasan tidak membawa ke rumah sakit lebih awal, penyebab tidak mendapatkan penanganan lebih cepat dan sebagainya.

"Pertanyaan seperti ini meskipun tidak bermaksud menyalahkan, sering membuat orang yang berduka merasa bersalah dan jadi mempertanyakan dirinya sendiri apa yang sudah dia lakukan selama ini buat orang yang sudah pergi," katanya.

Psikolog yang kini berpraktik di Biro Psikologi Rali Ra, Bekasi itu juga menyatakan terdapat beberapa pernyataan juga yang tidak boleh untuk disampaikan.

Misalnya, seperti kalimat-kalimat yang merujuk pada permintaan untuk bersikap kuat dan tabah.

"Ini bisa membuat yang berduka merasa tidak punya ruang untuk rapuh, dan merasakan berbagai emosinya. Jika emosi tidak diproses dengan baik, dalam jangka panjang justru malah semakin banyak dampak negatifnya," ucap Ratriana.

Ratriana juga mengingatkan bagi teman maupun pihak lainnya untuk sebisa mungkin tidak mengadu nasib atau membandingkan pengalaman antarindividu. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki cara untuk memproses dukanya masing-masing.

Dia mengatakan saling mengadu nasib justru membuat orang yang ditinggalkan merasa tidak dipahami dan baik perasaan maupun pengalamannya diabaikan.

Sehingga dukungan terbaik yang dapat diberikan yakni hadir dengan cara yang tepat, tidak menghakimi serta memberikan waktu pada orang yang berduka untuk menyembuhkan luka secara perlahan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka