Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto membangun gedung Majelis Ulama Indonesia dan badan-badan umat Islam di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Gedung baru ini bakal berdiri di lahan bekas Kedutaan Besar Inggris.
“Apapun, pasti Pemerintah DKI Jakarta menindaklanjuti arahan Presiden, kalau memang Presiden ingin membangun di gedung yang dulu dipakai oleh Kedutaan Besar Inggris,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Jakarta Timur, Senin.
Meski begitu, Pramono menekankan lokasi tersebut sudah masuk dalam kawasan heritage provinsi sehingga setiap pembangunan harus tetap mengikuti peraturan yang berlaku.
“Tetapi memang seperti diketahui, di tempat itu telah ditetapkan menjadi heritage provinsi. Maka kalau harus ada pembangunan gedung, tentunya peraturannya yang harus kita jalankan, tetapi tidak melanggar prinsip dan arahan yang dilakukan oleh Bapak Presiden untuk membangun gedung itu,” jelasnya.
Pramono menambahkan bahwa pembangunan gedung menjadi kewenangan pemerintah pusat, tetapi Pemprov DKI siap memberikan dukungan terkait persyaratan teknis dan kondisi lapangan.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan telah menyiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi di depan Bundaran HI untuk kantor MUI dan badan-badan umat Islam lainnya.
“Hari ini, saya bisa sampaikan bahwa saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menyediakan lahan di depan Bundaran HI sebesar kurang lebih 4.000 meter untuk gedung bagi MUI dan bagi badan-badan umat Islam," kata Prabowo saat acara doa bersama dan pengukuhan pengurus MUI periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu.
Prabowo menjelaskan gedung tersebut juga akan menampung Baznas dan sejumlah ormas Islam yang membutuhkan ruang operasional. Ia menekankan keputusan ini mengikuti permintaan Menteri Agama Nasaruddin Umar karena MUI belum memiliki kantor tetap.
“Di Bundaran HI, jangan hanya ada hotel mewah, jangan hanya ada mal, nanti ada gedung yang akan diperuntukkan bagi lembaga-lembaga umat Islam," tegas Prabowo.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026