London (KABARIN) - Film "One Battle After Another" tampil sebagai pemenang terbesar di ajang British Academy Film Awards (BAFTA) 2026. Dalam malam penghargaan yang digelar di London pada Minggu (22/2) waktu setempat, film ini sukses membawa pulang gelar paling bergengsi, yakni film terbaik, sekaligus mendominasi sejumlah kategori utama lainnya.
Film yang dibintangi aktor Hollywood Leonardo DiCaprio sebagai seorang revolusioner yang telah melewati masa kejayaannya itu juga memenangkan penghargaan sutradara terbaik, aktor pendukung terbaik, penyuntingan terbaik, sinematografi terbaik, hingga skenario adaptasi terbaik. Dominasi tersebut membuat "One Battle After Another" menjadi sorotan utama sepanjang malam penghargaan BAFTA tahun ini.
Di sisi lain, film "Hamnet" turut mencuri perhatian. Adaptasi novel fiksi sejarah yang mengangkat kisah kehidupan dan kematian Hamnet, putra William Shakespeare, berhasil membawa pulang dua penghargaan prestisius. Aktris asal Irlandia Jessie Buckley memenangkan kategori aktris terbaik lewat perannya di film tersebut, sementara "Hamnet" juga dinobatkan sebagai film Inggris terbaik.
Prestasi ini semakin menguatkan posisi "Hamnet" sebagai salah satu film unggulan musim penghargaan, setelah sebelumnya meraih kategori film drama terbaik di ajang Golden Globes bulan lalu.
Salah satu momen paling mengejutkan di BAFTA 2026 datang dari aktor Inggris Robert Aramayo. Sehari setelah menyelesaikan penampilan terakhirnya dalam drama "Guess How Much I Love You?" di Royal Court Theatre, London, Aramayo justru membawa pulang dua penghargaan sekaligus.
Lewat perannya sebagai pria dengan sindrom Tourette dalam film komedi "I Swear", ia memenangkan kategori aktor pemeran utama terbaik serta bintang pendatang baru pilihan publik. Film tersebut juga berhasil meraih penghargaan untuk kategori pemilihan pemeran (casting) terbaik.
Dalam kesempatan yang sama, chairman NBCUniversal Entertainment Donna Langley menerima BAFTA Fellowship, penghargaan tertinggi dari organisasi BAFTA. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pangeran Wales William yang menjabat sebagai presiden BAFTA.
"Industri kreatif kita merupakan salah satu kekuatan terbesar negara ini, dan saya akan terus merayakan serta mendukung talenta-talenta yang membuat industri ini bersinar di kancah global dalam peran saya sebagai presiden BAFTA," ujar sang pangeran.
Ajang BAFTA tahun ini pun menegaskan kuatnya persaingan industri film global, sekaligus menunjukkan bagaimana karya-karya dengan cerita berani dan performa akting kuat masih menjadi magnet utama bagi penonton maupun kritikus film dunia.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026