Jakarta (KABARIN) - World Boxing Association (WBA) resmi memerintahkan duel wajib antara juara dunia kelas ringan Gervonta Davis melawan penantang utama Floyd Schofield. Pertarungan ini diprediksi bakal jadi salah satu laga paling panas di divisi ringan.
"WBA telah mengirim pemberitahuan resmi kepada kedua kubu pada Sabtu (23/5), memberikan kedua pihak periode negosiasi selama 30 hari yang akan berakhir pada 22 Juni," demikian keterangan WBA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin.
Keputusan tersebut jadi langkah penting untuk menentukan arah persaingan di kelas ringan WBA yang selama ini dikenal penuh rivalitas sengit.
Sesuai aturan WBA, juara dunia di semua kelas selain kelas berat wajib mempertahankan gelarnya setiap sembilan bulan sejak titel diraih. Namun dalam kasus Gervonta Davis, batas waktu itu sudah terlewati.
Petinju berjuluk “Tank” itu terakhir naik ring pada 1 Maret 2025 saat mempertahankan sabuk juara lewat hasil imbang mayoritas melawan Lamont Roach. Karena itu, WBA kini mendorong duel wajib melawan Floyd Schofield sebagai penantang nomor satu.
Selain itu, aturan WBA juga menyebut juara tidak boleh menghadapi petinju lain selain penantang wajib dalam 60 hari setelah masa pertahanan wajib berakhir.
Kini kedua kubu diberi waktu negosiasi untuk mencapai kesepakatan laga. Jika gagal mencapai deal atau salah satu pihak menolak bernegosiasi, WBA bisa mengambil langkah lelang pertandingan sesuai regulasi internal organisasi.
Gervonta Davis sendiri masih dianggap sebagai salah satu petinju paling berbahaya di kelas ringan. Rekornya sejauh ini sangat impresif dengan 30 kemenangan, termasuk 28 kemenangan KO/TKO dan satu hasil imbang.
Kekuatan pukulan besar, gaya menyerang agresif, dan akurasi tinggi membuat Davis jadi lawan yang ditakuti di divisinya.
Sementara itu, Floyd Schofield juga datang dengan status belum terkalahkan. Petinju muda asal Amerika Serikat itu mengoleksi 19 kemenangan dengan 13 di antaranya lewat KO.
Petinju berjuluk “Kid Austin” tersebut kini mulai naik daun dan disebut-sebut sebagai salah satu calon bintang baru tinju profesional. Penampilannya dalam beberapa laga terakhir membuat namanya semakin diperhitungkan sebagai ancaman serius di kelas ringan.
Sumber: ANTARA