Jakarta (KABARIN) - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memanfaatkan pertandingan pembuka di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia BAC 2026 sebagai ajang untuk kembali menemukan ritme permainan sebelum menghadapi lawan yang lebih berat di babak selanjutnya.
Unggulan kelima tersebut melaju ke babak kedua setelah menang meyakinkan atas pasangan Uni Emirat Arab Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan dengan skor 21-12 dan 21-9 di Ningbo Olympic Sports Center, China, Rabu.
Fajar mengaku laga tersebut menjadi momen penting untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan setelah sekitar satu bulan tidak bertanding usai All England.
"Pertama-tama alhamdulillah bersyukur dikasih kelancaran hari ini. Dan senang juga setelah All England, kurang lebih satu bulan kami kembali lagi ke lapangan untuk bertanding," kata Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI setelah pertandingan.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama di laga awal bukan hanya kemenangan, tetapi juga penyesuaian terhadap kondisi lapangan dan suasana pertandingan yang berbeda dengan latihan.
Menurutnya, faktor seperti shuttlecock, kondisi arena, hingga ritme permainan perlu kembali diadaptasi agar performa bisa stabil sejak awal turnamen.
Fajar juga menegaskan bahwa kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi babak 16 besar yang sudah menanti, di mana mereka akan berhadapan dengan pasangan kuat Chen Bo Yang/Liu Yi yang merupakan finalis BAC 2025.
Ia menyebut lawan tersebut memiliki kepercayaan diri tinggi, namun hal itu justru menjadi tantangan yang siap dihadapi dengan performa maksimal.
"Kami juga ingin mengeluarkan kemampuan terbaik untuk menang," katanya.
Sementara itu, Fikri menekankan pentingnya pemulihan kondisi fisik serta persiapan strategi jelang pertandingan berikutnya agar tetap dalam performa terbaik.
"Setelah ini yang pasti dari segi recovery harus lebih baik lagi. Karena walaupun tadi tidak begitu capek, tetap harus dijaga," kata Fikri.
Ia menambahkan tim akan melakukan evaluasi bersama pelatih serta mempelajari permainan calon lawan untuk menentukan strategi yang paling tepat di laga berikutnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026