Sport

Kalahkan Alcaraz, Sinner Juara Monte-Carlo & Rebut No.1 Dunia!

Jakarta (KABARIN) - Jannik Sinner lagi-lagi bikin gebrakan. Petenis asal Italia itu sukses mengalahkan rival beratnya, Carlos Alcaraz, dengan skor 7-6(5), 6-3 di final Monte-Carlo Masters, Minggu (12/4). Kemenangan ini bukan cuma soal trofi, Sinner juga resmi kembali ke posisi No.1 dunia.

Ini jadi gelar ATP Masters 1000 pertama Sinner di lapangan tanah liat Monte-Carlo. Lebih keren lagi, dia mengikuti jejak Novak Djokovic (2015) sebagai petenis yang mampu menjuarai Miami dan Monte-Carlo secara beruntun.

"Kami datang ke sini untuk mencoba memainkan sebanyak mungkin pertandingan, mendapatkan umpan balik yang baik sebelum turnamen besar lainnya yang akan datang. Hari ini adalah level permainan yang tinggi dari kami berdua," kata Sinner usai pertandingan, dikutip dari ATP.

"Agak berangin, agak berembus kencang. Kondisi yang berbeda dari yang terjadi di turnamen sebelumnya. Hasilnya luar biasa. Kembali ke peringkat No. 1 sangat berarti bagi saya. Saya sangat senang memenangi gelar besar di permukaan ini. Saya belum pernah melakukannya sebelumnya dan ini sangat berarti bagi saya."

Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Sinner mengamankan set pertama lewat tie-break setelah Alcaraz melakukan double fault di momen krusial. Meski hanya memasukkan 51 persen servis pertama, Sinner tetap tampil solid.

Di set kedua, dia sempat tertinggal 1-3, tapi berhasil bangkit. Sementara itu, Alcaraz terlihat kurang konsisten dengan total 45 unforced error.

"Saya merasa berhasil dalam pengembalian bola dan merasa bola baru membantu saya, pergantian bola terjadi pada kedudukan 2-1, dan saya hanya mencoba untuk tetap fokus secara mental," ujar Sinner tentang comeback-nya di set kedua.

"Saya mencoba untuk terus berjuang. Saya merasa sedikit lelah, jadi saya mencoba untuk mempertahankan mentalitas yang tepat, jadi memenangi trofi ini sangat berarti bagi saya."

Dengan kemenangan ini, Sinner masuk klub elite sebagai petenis ketiga yang menjuarai empat Masters 1000 berturut-turut, menyusul Djokovic dan Rafael Nadal.

"Sungguh mengesankan apa yang Anda capai saat ini," kata Alcaraz kepada Sinner selama upacara penyerahan trofi.

"Hanya satu orang yang memenangi "Sunshine Double" dan Monte-Carlo dan Anda sekarang menjadi yang kedua. Ini sesuatu yang luar biasa dan saya baru saja merasakan betapa sulitnya itu. Selamat atas segalanya dan kerja keras yang Anda lakukan bersama tim Anda."

Performa Sinner memang lagi gila-gilaan. Dia mencatat 17 kemenangan beruntun dan belum terkalahkan dalam 22 laga Masters 1000 terakhir. Bahkan, sebelumnya dia sempat menyapu bersih gelar di Paris, Indian Wells, dan Miami tanpa kehilangan satu set pun.

Di sisi lain, Alcaraz sebenarnya datang dengan modal kuat, 17 kemenangan beruntun di lapangan tanah liat sejak musim lalu. Tapi di Monte-Carlo kali ini, dia harus mengakui keunggulan Sinner.

Kemenangan ini juga mengubah peta persaingan. Sinner kini unggul tipis di ranking dan akan memulai pekan ke-67 sebagai petenis nomor satu dunia, menyalip Alcaraz yang sebelumnya bertahan di posisi itu selama 66 pekan.

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: