Jakarta (KABARIN) - San Antonio Spurs mengawali playoff NBA 2026 dengan kemenangan meyakinkan usai menundukkan Portland Trail Blazers 111-98 pada gim pertama di Frost Bank Center, Senin WIB.
Center andalan Spurs, Victor Wembanyama, tampil gemilang dalam debut playoff-nya dengan mencetak 35 poin.
"Ini jelas berbeda, tapi kami sudah tampil sangat bagus di musim reguler. Jadi, kami tidak punya alasan untuk bertindak berbeda atau melakukan sesuatu yang berbeda," kata Wembanyama selepas pertandingan, dikutip dari laman resmi NBA.
Pemain asal Prancis itu langsung tancap gas dengan mencetak 21 poin di paruh pertama, menjadi rekor poin terbanyak pada babak pertama untuk debut playoff di era play-by-play NBA.
Total 35 poin yang ia bukukan juga memecahkan rekor klub Spurs untuk debut playoff, melampaui catatan Tim Duncan yang mencetak 32 poin pada 1998.
Kemenangan Spurs turut ditopang kontribusi Stephon Castle dan De'Aaron Fox yang masing-masing menyumbang 17 poin, serta berkolaborasi menghasilkan 15 assist untuk memastikan keunggulan 1-0 dalam seri best-of-seven.
Dari kubu Portland, Deni Avdija mencatatkan double-double dengan 30 poin dan 10 rebound. Sementara Scoot Henderson menambahkan 18 poin, namun belum mampu membendung dominasi Spurs, terutama di kuarter akhir.
Pelatih Blazers Tiago Splitter menyoroti buruknya akurasi tembakan tiga angka timnya yang hanya masuk 10 dari 38 percobaan.
"Spurs menempatkan Anda dalam posisi sulit. Melawan mereka, Anda harus menembak bola dengan baik dari tembakan tiga angka. Kami tidak melakukannya," kata Splitter.
Spurs juga unggul dalam rebound dengan selisih 45-38 serta mampu meredam permainan fisik lawan sepanjang pertandingan.
Kehadiran legenda klub David Robinson dan Tim Duncan di pinggir lapangan turut memompa semangat para pemain Spurs, yang kembali merasakan atmosfer playoff sejak 2019.
Momentum kemenangan semakin kuat pada kuarter ketiga saat Devin Vassell tampil impresif dengan delapan poin beruntun serta satu blok penting.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026