Jasad Pelatih Tim Wanita Valencia Telah Ditemukan Tim SAR

waktu baca 2 menit

Kupang (KABARIN) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memastikan bahwa jasad yang ditemukan Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di perairan Labuan Bajo adalah Fernando Martin Carreras (FMC), pelatih tim B wanita klub Valencia asal Spanyol.

Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang, Minggu. Identitas korban diketahui dari sejumlah barang pribadi yang dikenali keluarga.

“Benar yang bersangkutan adalah pelatih Valencia untuk tim B yang teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan,” kata Henry.

Selain itu, hasil pemeriksaan juga menunjukkan kecocokan antara data ante mortem dan post mortem. Beberapa di antaranya adalah jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, hingga ciri khusus seperti tato yang sesuai dengan data korban.

Henry menjelaskan, seluruh temuan tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang masih berada di Labuan Bajo hingga Minggu (4/1).

Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTT dengan metode yang menyeluruh dan hati-hati. Tim membandingkan data ante mortem dari keluarga serta kedutaan dengan data post mortem hasil pemeriksaan medis forensik.

“Tim DVI mengumpulkan dan mencocokkan data primer dan sekunder sesuai protokol Interpol, meskipun data primer seperti sidik jari tidak dapat digunakan secara optimal akibat kondisi jenazah,” tambah Henry.

Saat ini, jenazah korban masih berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan. Pihak kepolisian bersama keluarga dan perwakilan kedutaan masih berkoordinasi terkait proses pemulangan jenazah ke negara asal.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan laut terjadi pada kapal motor Putri Sakinah yang membawa wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kapal pinisi tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat kru kapal.

Dari total penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sementara itu, empat orang lainnya sempat dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka