Naomi Osaka Cetak Sejarah Usai Singkirkan Sabalenka di Wimbledon 2026

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Naomi Osaka mencatat sejarah baru dengan menembus babak perempat final Wimbledon untuk pertama kalinya dalam karier. Tiket delapan besar diraih setelah ia mengalahkan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, dengan skor 6-2, 7-6(2) pada babak keempat di All England Club, London, Senin WIB.

Osaka hanya membutuhkan waktu satu jam 28 menit untuk mengakhiri dominasi Sabalenka yang sebelumnya selalu menang dalam tiga pertemuan mereka sepanjang musim 2026. Hasil itu juga menjadi kemenangan pertama Osaka atas petenis Belarus tersebut sejak US Open 2018.

"Sudah lama sekali saya tidak merasa begitu menikmati pertandingan. Bisa melakukannya di sini benar-benar sangat berarti bagi saya," kata Osaka.

"Saya datang ke pertandingan ini setelah kalah tiga kali berturut-turut darinya. Saya ingin membalikkan keadaan dan saya senang akhirnya memiliki kesempatan untuk melakukannya."

Kekalahan tersebut sekaligus menghentikan catatan impresif Sabalenka yang selalu mencapai perempat final dalam 14 turnamen Grand Slam secara beruntun sejak US Open 2022.

Selain itu, ini juga menjadi kekalahan dua set langsung pertama yang dialami Sabalenka di ajang Grand Slam sejak US Open 2020.

Osaka sempat kehilangan gim pertama pertandingan, tetapi langsung mengambil alih kendali dengan merebut lima gim berturut-turut. Permainan agresifnya membuat set pembuka selesai hanya dalam waktu sekitar 30 menit.

Sabalenka bangkit pada set kedua dan mampu memaksakan tie-break setelah kedua petenis sama-sama menjaga servis hingga kedudukan 6-6.

Meski begitu, Osaka tampil lebih tenang pada momen penentuan. Delapan ace yang ia ciptakan sepanjang laga menjadi salah satu kunci kemenangan sebelum akhirnya menutup pertandingan lewat match point keduanya.

Berkat hasil tersebut, Osaka kini mengoleksi delapan kemenangan dari sembilan pertandingan di lapangan rumput sepanjang musim ini. Jumlah itu menjadi rekor kemenangan terbanyak yang pernah ia raih di permukaan rumput dalam satu musim.

Petenis berusia 28 tahun itu juga menjadi petenis putri Jepang ketiga yang berhasil mencapai perempat final tunggal Wimbledon pada era Open setelah Kimiko Date dan Ai Sugiyama.

Perempat final kali ini menjadi yang keenam bagi Osaka di turnamen Grand Slam dan menjadi pencapaian pertamanya di luar lapangan keras.

Pada babak berikutnya, Osaka akan menghadapi Karolina Muchova. Pertandingan itu menjadi pertemuan ketujuh mereka sekaligus ulangan final turnamen Bad Homburg pekan lalu yang tidak selesai setelah Osaka mundur karena cedera.

Usai pertandingan, Sabalenka mengakui Osaka tampil jauh lebih baik sepanjang laga.

"Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan," ujar Sabalenka.

Meski tersingkir di babak keempat Wimbledon, Sabalenka dipastikan tetap mempertahankan status sebagai petenis nomor satu dunia setelah Elena Rybakina gagal melaju lebih jauh usai terhenti pada babak ketiga.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka