Jakarta (KABARIN) - Gelandang Persib Bandung Thom Haye mengungkap sisi gelap yang ia alami setelah kemenangan Maung Bandung atas Persija Jakarta. Ia menyebut keluarganya menerima ancaman pembunuhan usai Persib menang 1-0 pada laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu.
“Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin dengan hormat meminta kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman kematian dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu,” kata Haye dikutip dari Instagram resminya, Minggu.
Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga iklim sepak bola yang sehat dan positif.
“Mari kita bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih baik = untuk para pemain, untuk para suporter, dan untuk masa depan sepak bola Indonesia,” tambah dua.
Dalam laga bertensi tinggi tersebut, Persib mengamankan kemenangan lewat gol cepat Beckham Putra pada menit kelima. Gol itu bermula dari kesalahan Bruno Tubarao yang gagal mengantisipasi umpan Berguinho, sehingga bola jatuh ke kaki Beckham yang langsung menaklukkan kiper Carlos Eduardo.
Situasi makin panas setelah Tubarao kembali menjadi sorotan. Pemain Persija itu diganjar kartu merah pada menit ke-53 setelah menginjak Beckham, yang sebelumnya juga sempat dilanggar dan terlihat kesakitan.
Unggul jumlah pemain, Persib justru menghadapi laga yang semakin emosional. Kedua tim saling menekan dan jual beli serangan, namun tidak ada gol tambahan hingga peluit akhir dibunyikan. Skor 1-0 pun bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Tiga poin ini membawa Persib mengoleksi 38 poin, menggeser Borneo FC dari puncak klasemen, sekaligus memastikan diri sebagai juara paruh musim.
“Kami memenangkan laga derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh. Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia memiliki potensi besar. Semangat dan atmosfernya sangat istimewa,” ujar Haye, yang musim ini sudah mencatat satu gol dan empat assist bersama Persib.
Meski begitu, ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap perilaku yang dinilai merusak pertandingan.
“Namun di saat yang sama saya merasa sedih, karena sangat disayangkan terlalu banyak pertandingan yang ternodai oleh perilaku tidak saling menghormati dan pelanggaran yang tidak perlu,” katanya.
“Sangat menyedihkan melihat para pemain ikut berkontribusi pada hal ini dan merusak kualitas permainan. Yang lebih parah, ketika kita mencoba berbicara soal ini, justru mereka ingin semakin mencari keributan. Rasa saling menghormati adalah hal yang sangat penting untuk perkembangan sepak bola,” tutup dia.
Setelah jeda dua pekan, kompetisi akan memasuki putaran kedua. Persib dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada 25 Januari, sementara Persija akan lebih dulu bermain di kandang melawan Madura United dua hari sebelumnya.
Sumber: ANTARA