Pertandingannya masih terbuka, hanya selisih satu gol
Jakarta (KABARIN) - Alejandro Garnacho tetap yakin Chelsea punya peluang besar ke final Piala Liga meski baru kalah tipis 2-3 dari Arsenal pada leg pertama semifinal di Stamford Bridge, Kamis WIB.
Garnacho menilai hasil satu gol masih membuat semuanya bisa terjadi pada leg kedua di Stadion Emirates 4 Februari mendatang.
“Setiap penyerang ingin mencetak gol, tapi tugas saya adalah membantu tim. Hari ini sudah coba, belum cukup, tapi pertandingan masih terbuka, hanya selisih satu gol,” ujarnya dikutip dari laman resmi Chelsea.
Pemain Argentina itu menegaskan timnya tahu tantangan bermain di Emirates, tapi mereka juga percaya kemampuan diri sendiri.
“Kami tahu betapa sulitnya bermain di Emirates, tapi kami tahu tim yang kami punya dan apa yang bisa dilakukan. Kami harus pergi ke sana dan memberikan segalanya,” tambahnya.
Garnacho tampil impresif dari bangku cadangan, masuk menit ke-53 menggantikan Marc Guiu, dan cuma butuh empat menit untuk mencetak gol memanfaatkan umpan Pedro Neto. Gol keduanya lahir menit ke-83 lewat tendangan voli yang memperkecil skor menjadi 2-3.
Soal performanya dari bangku cadangan, Garnacho menekankan setiap menit di lapangan harus dimaksimalkan.
“Pemain di bangku cadangan sama pentingnya dengan starter, saya cuma berusaha memberikan yang terbaik. Kami masih dalam persaingan dan akan mencoba segalanya,” ujarnya.
Meski kecewa gagal menang, Garnacho tetap yakin tim bisa bangkit di leg kedua.
“Kami selalu mencoba menang, frustrasi saat tidak menang memang ada. Babak pertama sedikit lambat, tapi di babak kedua jauh lebih baik. Sekarang kami harus lakukan segalanya di leg kedua,” katanya.
Garnacho juga memberi komentar soal pelatih baru Liam Rosenior, menyebutnya sosok yang baik.
“Dia mengubah beberapa hal, tapi tim dan grup tetap sama. Kami semua bersama-sama,” tutup Garnacho.
Sumber: ANTARA