Papua Siapkan 14 Ribu Rumah Rakyat Mulai 2026, Kawasan Pesisir Jadi Proyek Awal

waktu baca 2 menit

Jayapura (KABARIN) - Pemerintah Provinsi Papua tengah menyiapkan langkah besar untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Mulai tahun 2026, Pemprov Papua menargetkan pembangunan 14 ribu rumah rakyat yang akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh wilayah Papua, dengan kawasan pesisir perkotaan sebagai titik awal percontohan.

Gubernur Papua Mathius D Fakhiri menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan hunian layak sekaligus menata kawasan permukiman agar lebih tertib, sehat, dan terencana. Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada wilayah yang mudah dijangkau agar hasilnya bisa langsung dirasakan dan dilihat masyarakat.

“Untuk tahap awal, kami fokuskan di wilayah pesisir perkotaan sebagai percontohan,” ujar Fakhiri di Jayapura.

Di wilayah Kota Jayapura, pembangunan akan dimulai dari pulau-pulau kosong dan area sekitarnya. Pemprov Papua saat ini terus melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Jayapura untuk mematangkan perencanaan dan kesiapan lokasi.

Sebanyak 14 ribu unit rumah tersebut diusulkan untuk satu tahun anggaran dan akan dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua.

“Model pembangunan tahap awal ini akan menjadi contoh. Jika berjalan baik, kami akan lanjutkan secara bertahap ke wilayah lain,” jelas Fakhiri.

Meski dilakukan bertahap, Pemprov Papua menegaskan bahwa pembangunan rumah rakyat ini akan tetap memperhatikan kearifan lokal di setiap daerah. Desain, tata ruang, hingga pendekatan pembangunan akan disesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya setempat.

Selain itu, pemerintah provinsi juga akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil masyarakat agar program ini tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi warga.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemprov Papua juga menunggu dukungan serta sinkronisasi dengan kementerian terkait. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pembiayaan, perencanaan, hingga pelaksanaan pembangunan rumah rakyat ke depan.

“Target kami jelas, 14 ribu rumah untuk seluruh Papua. Program ini akan terus kami dorong bersama pemerintah kabupaten dan kota demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Fakhiri.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka