AS "Diam-diam" Kumpulkan Informasi Soal Instalasi Militer di Greenland

waktu baca 2 menit

Istanbul (KABARIN) - Amerika Serikat diduga melakukan langkah diam-diam untuk mengumpulkan informasi sensitif terkait instalasi militer di Greenland. Dugaan ini terungkap lewat laporan harian Denmark, Berlingske, yang terbit pada Minggu.

Berdasarkan dokumen Kementerian Pertahanan Denmark yang dilihat oleh Berlingske, para pejabat setempat menyuarakan kekhawatiran atas upaya AS pada tahun lalu yang mencoba menggali informasi mengenai instalasi, pelabuhan, dan pangkalan udara militer di Greenland. Langkah tersebut disebut dilakukan “secara tidak formal dan tanpa sepengetahuan Kopenhagen”.

Kementerian Pertahanan Denmark menilai manuver itu cukup serius. Mengingat posisi Greenland yang sangat strategis, informasi soal upaya AS tersebut langsung dilaporkan ke otoritas terkait.

Greenland sendiri merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark. Pulau terbesar di dunia itu belakangan kembali menjadi sorotan Amerika Serikat, bukan hanya karena letaknya yang strategis di kawasan Arktik, tetapi juga karena kekayaan sumber daya alam yang dimilikinya. AS juga berdalih soal kepentingan keamanan, seiring dugaan meningkatnya aktivitas Rusia dan China di wilayah tersebut.

Presiden AS Donald Trump bahkan berulang kali menyatakan bahwa Amerika Serikat harus mengambil alih Greenland. Menurut Trump, langkah itu diperlukan demi menjaga keamanan nasional AS sekaligus mencegah Rusia dan China memperluas pengaruh mereka di kawasan tersebut.

Namun, wacana tersebut tak pernah mendapat lampu hijau. Pemerintah Denmark dan otoritas Greenland berulang kali menolak gagasan penjualan wilayah itu ke Amerika Serikat. Keduanya juga terus menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland sebagai bagian sah dari kerajaan mereka.

Isu Greenland pun kembali memanas, memperlihatkan betapa pulau es raksasa itu kini bukan sekadar wilayah terpencil, melainkan titik strategis yang jadi rebutan kepentingan global.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka