Jakarta (KABARIN) - Legenda tinju dunia asal Filipina Mannya Pacquiao mengatakan bahwa laga ulang melawan Floyd Mayweather yang dijadwalkan pada 19 September 2026 di Sphere, Las Vegas, bukan merupakan pertarungan ekshibisi melainkan laga sungguhan.
"Sebelumnya dia (Floyd Mayweather) ingin mengadakan pertandingan ekshibisi denganku, tapi aku tidak setuju. Aku tidak menginginkan ekshibisi. Aku menginginkan pertarungan sungguhan seperti ini. Jadi, inilah dia. Inilah yang selama ini aku tunggu-tunggu," kata Pacquiao dalam laporan dalam The Ring yang dipantau di Jakarta, Jumat.
Mayweather disebut akan kembali naik ring setelah lama tidak menjalani pertarungan profesional, sementara Pacquiao sendiri telah menyatakan keinginannya untuk kembali bertarung di level kompetitif.
Situasi tersebut membuat Pacquiao antusias menyambut kemungkinan duel ulang melawan rival lamanya itu. Sebelum menghadapi Mayweather, Pacquiao dijadwalkan menjalani satu laga pemanasan berupa pertarungan ekshibisi yang rencananya akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
Pacquiao kembali dari masa pensiun selama empat tahun pada Juli 2025 dan bertarung hingga berakhir imbang melawan pemegang sabuk kelas welter World Boxing Council (WBC) saat itu, Mario Barrios.
Mantan juara dunia di delapan divisi berbeda itu siap kembali ke ring dengan membawa rekor profesional 62 kemenangan, termasuk 39 kemenangan knockout (KO), delapan kekalahan, dan dua hasil imbang sepanjang kariernya di tinju profesional.
Sementara itu, Mayweather tetap tercatat sebagai salah satu petinju paling sukses sepanjang masa dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 27 kemenangan KO. Sejak pensiun dari tinju profesional pada 2017, petinju asal Amerika Serikat tersebut lebih sering tampil dalam laga ekshibisi.
Pertemuan pertama antara Mayweather dan Pacquiao pada 2015 menjadi salah satu pertarungan paling dinantikan dalam sejarah tinju dan dijuluki sebagai "Pertarungan Abad Ini". Meski duel tersebut sukses besar secara komersial dan menghasilkan pendapatan hampir 600 juta dolar AS, jalannya laga dinilai banyak pihak tidak memenuhi ekspektasi penggemar.
Usai pertarungan itu, Pacquiao mengungkapkan bahwa dirinya bertarung dalam kondisi mengalami cedera bahu. Klaim tersebut memicu kontroversi dan berujung pada gugatan hukum dari sejumlah penggemar yang merasa dirugikan karena informasi cedera tersebut tidak disampaikan sebelum laga berlangsung.
Pacquiao mengatakan bahwa dirinya telah banyak belajar dari pengalaman pertarungan pada 2015 tersebut. Dia berharap pada duel ulang melawan Mayweather, kedua petinju dapat tampil dalam kondisi terbaik tanpa hambatan apa pun.
Dia juga menegaskan bahwa dirinya dan Mayweather merupakan petarung yang disiplin dan tetap menjaga kondisi fisik meski usia tak lagi muda.
"Saya selalu berolahraga, hampir setiap hari. Saat ini saya masih merasa mampu bertarung. Saya merasa bugar dan bersemangat, tidak banyak yang berubah," kata Pacquiao.
Sumber: ANTARA