Jakarta (KABARIN) - Chery lewat merek premiumnya Exeed menyiapkan langkah besar dengan menghadirkan mobil listrik yang dibekali baterai solid state mulai 2026. Model yang dipilih adalah shooting brake bernama Liefeng.
Mengutip laporan Carnewschina pada Senin, Liefeng diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.500 kilometer bahkan saat digunakan di suhu ekstrem minus 30 derajat Celsius.
Baterai yang digunakan diperkirakan berasal dari teknologi solid state Rhino S milik Chery. Kepadatan energinya disebut mencapai 600 Wh per kilogram. Dalam pengembangan baterai solid state, saat ini ada tiga jenis elektrolit yang umum digunakan yaitu polimer, oksida, dan sulfida, dan Chery memilih pendekatan berbasis oksida.
Selain jarak tempuh yang jauh, Chery menyoroti kemampuan baterai ini saat digunakan di kondisi dingin ekstrem. Perusahaan menyebut performanya tetap stabil dan andal di suhu minus 30 derajat Celsius.
Dari sisi performa, Liefeng juga diprediksi bakal tampil buas. Mobil ini kabarnya mengusung arsitektur listrik 800 volt dan motor listrik dengan putaran hingga 30.000 rpm. Kombinasi tersebut memungkinkan akselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam di bawah tiga detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 260 kilometer per jam.
Sebelumnya pada awal Desember 2025, Chery sempat mengungkap bahwa Exeed ES8 versi shooting brake akan menjadi model pertama yang menggunakan baterai solid state. Mobil tersebut diklaim mampu menempuh jarak 1.000 kilometer dalam mode listrik penuh.
Jika dilihat dari tampilan depan, desain Liefeng dan Exeed ES8 disebut memiliki kemiripan, terutama pada pola lampu depannya.
Chery sendiri berencana menerapkan baterai solid state secara bertahap. Pada 2026, unit awal akan digunakan untuk layanan ride hailing dan penyewaan guna mengumpulkan data performa di dunia nyata. Setelah itu, produksi massal dalam skala besar ditargetkan dimulai pada 2027.
Banyak pengamat industri menilai periode 2026 hingga 2027 akan menjadi fase krusial. Rentang waktu tersebut dianggap sebagai penentu apakah teknologi baterai solid state benar benar siap digunakan secara luas di kendaraan listrik.
Sumber: Carnewschina