Washington (KABARIN) - Presiden AS Donald Trump kabarnya membatalkan rencana serangan ke Iran pekan ini karena Israel belum siap, menurut laporan Axios.
Sumber dari pejabat AS dan Israel menyebut keputusan itu diambil setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan negaranya belum siap menghadapi kemungkinan serangan balasan dari Iran.
Selain itu, AS juga disebut tidak punya kekuatan militer cukup di kawasan Timur Tengah untuk menangkal rudal dan drone Iran, tulis Axios seperti dikutip RIA Novosti, Senin (19/1).
Netanyahu menilai kalau serangan dilakukan sekarang, efektivitasnya rendah dan hasilnya tidak sesuai harapan, kata seorang penasihatnya kepada Axios.
Kedua pemimpin sempat berbicara lewat telepon pekan lalu saat Trump mempertimbangkan opsi serangan udara ke Iran.
Di sisi lain, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman juga menyampaikan penolakan rencana tersebut karena khawatir bisa mengganggu stabilitas kawasan.
Dengan pertimbangan itu dan masih adanya negosiasi rahasia dengan Iran, Trump akhirnya memutuskan untuk membatalkan serangan.
Sebelumnya, di tengah gelombang protes di Iran, Trump sempat menghentikan kontak dengan pejabat Iran, sambil menyatakan dukungannya kepada para demonstran dan membuka kemungkinan langkah lain, termasuk serangan udara.
Teheran menilai pernyataan Trump sebagai ancaman terhadap kedaulatan Republik Islam Iran.
Sumber: SPU