Oto

Sedan Listrik bZ7 Kolaborasi Toyota dan GAC Dijadwalkan Meluncur di China 2026

waktu baca 2 menit

China (KABARIN) - Toyota bersama GAC bersiap menghadirkan sedan listrik anyar bernama bZ7 yang dijadwalkan meluncur di China pada Maret 2026. Mobil ini diperkirakan bakal dibanderol di kisaran 200.000 yuan atau setara Rp487 jutaan.

Menurut laporan Carnewschina, bZ7 masuk ke segmen sedan D dan membawa banyak teknologi kekinian. Mobil ini sudah terhubung dengan ekosistem pintar Xiaomi dan menjalankan HarmonyOS 5.0 besutan Huawei. Untuk urusan bantuan berkendara, bZ7 mengandalkan sistem ADAS berbasis AI Momenta R6 Flywheel serta motor listrik DriveONE dari Huawei.

Dari tampilan luar, bZ7 tampil dengan desain fastback yang modern. Ciri khas Toyota terlihat lewat lampu siang hari berbentuk C, dipadukan dengan lampu depan yang memanjang di bagian tengah. Di atapnya terpasang lidar, sementara bagian belakang dihiasi lampu memanjang penuh yang memberi kesan futuristis.

Teknologi keselamatan dan bantuan berkendaranya terbilang lengkap. Selain lidar, mobil ini dibekali lima radar gelombang milimeter, 11 kamera, serta 10 radar ultrasonik. Seluruh sistem tersebut ditopang chip Nvidia untuk kemampuan mengemudi otonom.

Fitur Momenta R6 Flywheel memungkinkan Navigate on Autopilot untuk penggunaan di jalan kota maupun tol. Ada juga fitur parkir jarak jauh hingga parkir otomatis penuh. Atap kaca pada bZ7 menggunakan desain terpisah yang menambah kesan premium.

Sebagai sedan berukuran menengah ke besar, bZ7 punya bodi dengan panjang 5.130 mm, lebar 1.965 mm, dan tinggi 1.506 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.020 mm, membuat kabin terasa lebih lega.

Soal pilihan warna, konsumen disuguhi tujuh opsi eksterior seperti merah, putih perak, abu-abu, hitam, hijau, hingga emas.

Untuk performa, bZ7 ditenagai dua motor listrik DriveONE dari Huawei dengan tenaga puncak 207 kW atau sekitar 278 hp. Mobil ini memakai baterai LFP dari CATL dengan dua pilihan kapasitas, yakni 88,13 kWh dan 71,35 kWh.

Kecepatan maksimalnya mencapai 180 km per jam. Varian baterai 88,13 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 680 km, 700 km, bahkan 710 km berdasarkan standar CLTC. Sementara baterai 71,35 kWh menawarkan jarak tempuh sekitar 600 km.

Masuk ke bagian dalam, bZ7 dibekali layar tengah mengambang berukuran 15,6 inci, panel instrumen LCD, serta head up display. Seluruh varian sudah menjalankan HarmonyOS 5.0 sebagai sistem standar.

Fitur penunjangnya juga tergolong lengkap, mulai dari pengisian daya nirkabel 50 W untuk penumpang depan dan belakang, kulkas di dalam kabin, kontrol kendaraan lewat ponsel, hingga sistem audio dengan 23 speaker.

Sumber: Car News China

Bagikan

Mungkin Kamu Suka