Jakarta (KABARIN) - Ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin harus puas finis di posisi kedua pada ajang Indonesia Masters 2026. Tampil di hadapan publik sendiri di Istora Senayan Jakarta Minggu, mereka takluk dari pasangan Malaysia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani lewat dua gim langsung.
Laga final berjalan selama 37 menit dengan skor 19-21 dan 13-21. Pasangan Malaysia tampil lebih rapi dan stabil, meski Raymond dan Joaquin sempat memberi perlawanan sengit di awal pertandingan.
Pada gim pertama, duel berlangsung ketat dan saling kejar poin. Raymond dan Joaquin beberapa kali unggul, namun kesalahan di poin poin krusial membuat momentum beralih. Gim pembuka akhirnya menjadi milik Goh dan Izzuddin dengan skor tipis 21-19.
Memasuki gim kedua, permainan wakil Indonesia mulai menurun. Mereka tertinggal cukup jauh hingga interval dengan skor 4-11. Meski sempat bangkit dan mencuri beberapa poin beruntun di akhir gim, jarak yang sudah terlanjur lebar membuat upaya mengejar tak membuahkan hasil. Gim kedua pun ditutup dengan skor 21-13 untuk pasangan Malaysia.
Hasil ini membuat Indonesia kembali harus menunda gelar ganda putra di Indonesia Masters. Terakhir kali sektor ini meraih juara terjadi pada edisi 2024 lewat pasangan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin.
Meski gagal di ganda putra, Indonesia tetap membawa pulang gelar juara dari sektor tunggal putra. Alwi Farhan tampil dominan saat final dan sukses menaklukkan wakil Thailand Panitchaphon Teeraratsakul dengan skor telak 21-5 dan 21-6.
Sumber: ANTARA