Jan Olde Kecewa Dewa United Gagal Masuk Semifinal

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, mengaku kecewa karena timnya gagal melaju ke semifinal AFC Challenge League setelah kalah agregat 2-3 dari tim Filipina, Manila Digger, di perempatfinal.

Dewa United kalah 0-1 di leg pertama, lalu bermain imbang 2-2 pada leg kedua di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Kamis. Pa Ousman Gai dan Modou Joof sempat membawa tim tamu unggul lebih dulu sebelum Damion Lowe menyamakan skor dengan dua golnya.

“Enam hari lalu kami memainkan laga di Manila dan dari pertandingan itu kami bisa melakukan analisis dengan cukup baik," ujar Jan Olde di laman I.League, Jumat.

Manila Digger menurunkan sembilan pemain asal Afrika, tujuh di antaranya dari Gambia. Menurut Jan, hal itu jadi keuntungan karena pemain tamu lebih mudah membangun chemistry di lapangan.

"Saya pernah bekerja selama dua tahun di Afrika (Cape Town City), jadi saya cukup memahami karakter permainan seperti itu. Mereka mengandalkan kekuatan fisik serta permainan oportunis,” kata pelatih asal Belanda itu.

Jan menilai timnya sedikit kesulitan karena Alex Martins absen akibat cedera sehingga Dewa United memulai laga dengan kurang optimal.

"Kami sedikit tidak beruntung karena penyerang kami, Alex Martins, mengalami cedera. Saat itu kami tidak memiliki pemain lain yang benar-benar bisa menggantikan posisinya sehingga Vico Duarte harus mengisi peran tersebut,” jelasnya.

Di babak kedua, Dewa mengubah taktik dengan memasukkan beberapa pemain, termasuk Egy Maulana Vikri yang memberi dampak positif. Egy sukses membuat assist untuk gol Lowe sehingga tim mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

“Setelah perubahan tersebut kami mulai menciptakan peluang dan berhasil mencetak dua gol,” kata Jan Olde.

Meski kecewa, Dewa United harus cepat move on karena fokus kini beralih ke Super League melawan Persija pada Minggu ini pukul 20.30 WIB di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka