Pegula Singkirkan Keys di Australian Open, Duel Amerika Berakhir Cepat

waktu baca 3 menit

Saya merasa saya memulai pertandingan dengan cukup baik dan mendapatkan beberapa poin cepat untuknya di awal

Jakarta (KABARIN) - Jessica Pegula memastikan langkahnya ke perempat final Australian Open setelah menghentikan upaya Madison Keys mempertahankan gelar. Dalam duel sesama petenis Amerika yang baru pertama kali terjadi dalam enam tahun di Melbourne, Pegula menang dua set langsung 6-3, 6-4 pada laga babak keempat, Senin.

“Saya bermain sangat baik, melihat bola dengan sangat baik, memukul bola dengan sangat baik sepanjang turnamen ini, dan saya ingin tetap setia pada hal itu dan mengandalkan beberapa hal yang saya rasa akan dia lakukan,” kata Pegula usai pertandingan, dikutip dari WTA.

Keys datang ke laga ini sebagai juara bertahan sekaligus pemilik catatan 10 kemenangan beruntun, termasuk tiga kemenangan di Australian Open tahun ini. Sementara itu, Pegula memasuki pertandingan dengan rekor sempurna 3-0 di babak 16 besar.

Namun, dalam waktu satu jam 18 menit, unggulan keenam itu tampil dominan dan menambah catatan kemenangannya di babak keempat Grand Slam menjadi 8-2. Finalis US Open 2024 tersebut sukses mematahkan servis Keys sebanyak empat kali dan meredam senjata utama unggulan kesembilan itu.

Pegula tampil efisien dengan mengembalikan lebih dari 70 persen servis Keys. Ia hanya mencatatkan 13 kesalahan sendiri dan menghasilkan 14 pukulan winner. Sebaliknya, Keys melakukan 28 kesalahan sendiri, yang membuat Pegula dengan cepat unggul 6-3, 4-1.

“Saya merasa saya memulai pertandingan dengan cukup baik dan mendapatkan beberapa poin cepat untuknya di awal,” kata Pegula.

“Ketika saya unggul, saya mencoba mempertahankan keunggulan itu sebisa mungkin, dan mencoba fokus pada apa yang perlu saya lakukan dan pola yang harus saya perhatikan.”

Ia mengakui Keys sempat memberikan perlawanan di set pertama, sehingga dirinya harus bermain lebih cermat.

“Di set pertama, dia memainkan beberapa gim yang sangat bagus, dan saya harus fokus pada ke mana saya melakukan servis, bermain cerdas, mengambil beberapa risiko pada beberapa servis kedua, mengubah kecepatan sebisa mungkin,” ujar petenis berusia 31 tahun itu.

Pegula juga sempat menghadapi kondisi lapangan yang menyulitkan di set kedua.

“Di set kedua, saya tidak bisa melihat apa pun karena sinar matahari, dan saya berpikir, ‘Tidak apa-apa.’ Saya kehilangan servis pada kedudukan 4-1, jadi saya berusaha untuk tidak terlalu kesal saat itu.”

Kemenangan ini memperpanjang catatan apik Pegula di Australian Open sekaligus saat menghadapi sesama petenis Amerika. Sejak kalah dari Keys di babak 16 besar US Open 2023, Pegula mencatatkan rekor 28-3 melawan rekan senegaranya, dengan 13-1 di antaranya diraih dalam 52 pekan terakhir.

Di perempat final, Pegula berpotensi melanjutkan tren positif tersebut saat menghadapi unggulan keempat Amanda Anisimova. Anisimova melaju setelah mengalahkan Wang Xinyu dari China dengan skor 7-6(4), 6-4 pada Senin dini hari.

Anisimova kini telah mencapai perempat final atau lebih di keempat turnamen Grand Slam sepanjang kariernya. Namun, ia membawa rekor 0-3 saat menghadapi Pegula.

Sementara itu, Wang sebelumnya tampil mengejutkan dengan menyingkirkan unggulan ke-24 Jelena Ostapenko dan unggulan ke-13 Linda Noskova. Namun, langkahnya terhenti setelah gagal mencatatkan hat-trick kemenangan atas unggulan di hadapan Anisimova.

Dalam laga tersebut, kedua pemain saling mempertahankan servis hingga 12 gim awal sebelum Anisimova menemukan momentum di tiebreak. Finalis dua kali Grand Slam itu memenangi empat dari lima poin terakhir, termasuk mencetak tiga winner krusial.

Anisimova hanya sekali kehilangan servis dalam pertandingan berdurasi satu jam 42 menit tersebut. Setelah itu, ia kembali mematahkan servis Wang untuk unggul 2-1 di set kedua dan menjaga keunggulan hingga akhir, hanya kehilangan dua poin dalam empat gim servis terakhirnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka