Tim Min Hee Jin Gelar Konpers, Angkat Kasus NewJeans vs HYBE

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Tim kuasa hukum mantan CEO ADOR Min Hee-jin akan mengadakan konferensi pers terkait tuduhan terhadap grup wanita NewJeans.

Menurut siaran Korea Joongang Daily pada Rabu (28/1), Tim kuasa hukum Min Hee Jin akan mengadakan konferensi pers sore ini terkait tuduhan bahwa ia mencoba merebut NewJeans dari HYBE.

Konferensi pers hari Rabu akan diadakan di sebuah tempat di Distrik Jongno, pusat Seoul, Korea Selatan.

Namun, belum diketahui secara pasti apakah Min Hee Jin akan hadir karena acara tersebut telah dimajukan dari hari Kamis ke hari Rabu akibat penjadwalan tempat.

“Konferensi pers ini bertujuan untuk menyampaikan sisi cerita Min di tengah klaim ganti rugi ADOR terhadapnya, serta pemutusan kontrak dan gugatan kompensasi agensi yang melibatkan beberapa anggota NewJeans,” kata seorang pengacara, Selasa (27/1).

Tuduhan yang disebut sebagai upaya manipulasi tersebut bermula pada April 2024, ketika HYBE meluncurkan audit internal terhadap Min dan menuduhnya mencoba merebut kendali manajemen ADOR. Min dipecat sebagai CEO ADOR empat bulan kemudian.

Pengacakan kontrak mengacu pada praktik kontroversial di mana pihak eksternal mencoba membujuk seorang artis untuk meninggalkan agensi mereka saat ini dan bergabung dengan agensi baru, biasanya sebelum kontrak mereka yang ada berakhir.

Pada November 2024, kelima anggota NewJeans mengadakan konferensi pers darurat yang mengumumkan pemutusan kontrak eksklusif mereka dengan ADOR, dengan alasan rusaknya kepercayaan dengan agensi tersebut.

ADOR menanggapi dengan mengajukan gugatan untuk meminta konfirmasi bahwa kontrak tersebut tetap berlaku. Pengadilan memutuskan mendukung agensi tersebut pada sidang pertama pada Oktober tahun lalu.

Setelah putusan tersebut, semua anggota NewJeans menyatakan niat mereka untuk kembali ke ADOR, tetapi hanya anggota Haerin, Hyein, dan Hanni yang sejauh ini telah mengoordinasikan kepulangan mereka dengan agensi tersebut.

Anggota Minji masih dalam diskusi dengan ADOR, sementara Danielle dikeluarkan dari grup karena ADOR memberitahunya tentang pemutusan kontrak pada 29 Desember tahun lalu.

ADOR kemudian mengajukan gugatan untuk menuntut ganti rugi terhadap Danielle, seorang anggota keluarganya, dan Min Hee Jin mengklaim bahwa mereka memikul tanggung jawab yang signifikan atas perselisihan tersebut dan keterlambatan pengembalian NewJeans.

Jumlah total yang dituntut adalah 43,1 miliar won atau sekitar Rp502 miliar.

Sumber: Korea Joongang Daily

Bagikan

Mungkin Kamu Suka