Korban Kapal Tenggelam di Donggala Masih Belum Ditemukan

waktu baca 2 menit
Palu (KABARIN) -

Tim SAR Palu hingga hari keempat belum berhasil menemukan dua korban kapal KLM Nur Ainun Balqis yang dilaporkan tenggelam di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

“Belum ada tanda-tanda kami temukan. Operasi pencarian dan pertolongan akan kami lanjutkan pada hari ke lima,” ujar Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal di Palu, Kamis.

Rizal menjelaskan lokasi tenggelamnya kapal belum diketahui secara pasti sehingga tim melakukan pencarian menyisir area-area yang dilaporkan oleh saksi atau sumber informasi.

Hingga hari keempat, wilayah pencarian diperluas dari 509 mil laut menjadi 768 mil laut dengan KN SAR Baladewa tetap menjadi armada utama operasi.

“Sesuai aturan operasi SAR, kegiatan pencarian dilaksanakan selama tujuh hari apabila korban belum ditemukan. Kami tetap konsisten melakukan pencarian terhadap dua korban dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada,” tambahnya.

KLM Nur Ainun Balqis berangkat dari pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara menuju pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada Kamis 12 Februari sekitar pukul 02.00 Wita.

Di tengah perjalanan, kapal dihantam ombak besar hingga oleng dan akhirnya tenggelam. Seluruh penumpang dan awak kapal melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Dua korban yang masih dicari adalah Guswan (47) dan Adam (20), sedangkan tiga penumpang lain berhasil diselamatkan nelayan setempat yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), dan Muksin (47).

Operasi pencarian hari kelima pada Jumat 20 Februari akan dimulai pukul 07.00 Wita dengan pembagian tugas yang tetap memperhatikan keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.

Tim SAR gabungan yang terlibat terdiri dari personel Kantor SAR Palu, KN SAR Baladewa, TNI-AL, Polairud, Sama SAR, dan para nelayan setempat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka