Persebaya Menang 1-0 atas PSM, Tavares Soroti Akurasi Tembakan

waktu baca 2 menit
Surabaya (KABARIN) -

Pelatih Persebaya Surabaya, Tavares, mengevaluasi akurasi tembakan anak asuhnya meski berhasil meraih kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu malam.

Dalam laga tersebut, Persebaya melepaskan 20 percobaan, namun hanya tiga yang tepat sasaran. Tavares mengaku tetap bersyukur karena timnya mampu menciptakan banyak peluang.

“Namun saya bersyukur mereka masih membuat banyak peluang,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurut Tavares, penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum laga berikutnya.

“Hari ini kami menciptakan banyak, tapi ke depannya saat menembak bola, akurasi harus ditingkatkan,” katanya.

Ia juga menyoroti evaluasi dari laga sebelumnya, ketika para pemain kerap terburu-buru mengirim bola lambung. Pada pertandingan melawan PSM, alur permainan dinilai lebih rapi dengan pengembangan bola bawah yang lebih efektif.

Tavares mengungkapkan telah melakukan pertemuan individual dengan sejumlah pemain guna memperbaiki pengambilan keputusan, terutama dalam distribusi bola dan variasi serangan.

Selain itu, ia menilai kualitas lapangan turut membantu tim dalam mengontrol bola serta memainkan variasi taktik, baik melalui umpan pendek, umpan jauh, maupun perpindahan sisi.

Di tengah badai cedera yang melanda skuad, Tavares menegaskan tidak ragu memberi kesempatan kepada pemain muda.

“Bagi saya, saya bisa memainkan pemain usia 16 sampai 18 tahun atau 35 sampai 36 tahun. Siapa yang menunjukkan sikap dan perilaku terbaik, dia yang main,” ujarnya.

Sementara itu, Man of the Match, Gali Freitas, mengaku bersyukur bisa mencetak gol penentu kemenangan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bonek dan Bonita atas dukungan yang diberikan sepanjang pertandingan.

“Kita bersyukur bisa meraih tiga poin,” ujarnya.

Gali menegaskan akan terus meningkatkan kualitas permainan melalui latihan tambahan dan komunikasi intens dengan pelatih serta rekan setim.

“Saya harus lebih baik dalam posisi, menahan bola, atau long pass,” katanya.

Ia pun mengapresiasi pendekatan pelatih yang rutin melakukan pertemuan individual guna membantu pemain berkembang dan tampil lebih konsisten di pertandingan selanjutnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka