Jakarta (KABARIN) - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono mengenang almarhum Try Sutrisno sebagai figur yang punya jejak panjang dalam sejarah bangsa. Menurut SBY, sosok Try bukan hanya dikenal sebagai tokoh militer, tetapi juga pemimpin yang layak dijadikan teladan.
SBY datang langsung ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Senin siang, untuk mengikuti upacara pemakaman militer Try Sutrisno. Ia hadir bersama putranya, Edhie Baskoro Yudhoyono, dalam prosesi yang berlangsung khidmat meski diguyur hujan.
"Beliau (seorang) prajurit dan patriot. Beliau pemimpin, Beliau contoh teladan dengan keluarga Beliau, dan di atas segalanya, Beliau negarawan," ujar SBY saat ditemui usai upacara.
Pemakaman tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Dalam prosesi, Presiden Prabowo membacakan apel persada sebagai bentuk penghormatan terakhir negara kepada almarhum.
"Saya Presiden Republik Indonesia, atas nama negara, bangsa, dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan ke persada ibu pertiwi, jiwa raga dan jasa-jasa almarhum. Nama: Try Sutrisno; Jabatan: Wakil Presiden Republik Indonesia Ke-6 Periode Tahun 1993-1998, Panglima ABRI Periode 1988-1993. Putra dari Bapak Subandi, almarhum, yang telah meninggal dunia demi kepentingan serta keluhuran negara dan bangsa pada hari Senin, tanggal 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB di Jakarta. Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri teladan bagi kita semua, dan arwahnya mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar. Jakarta, 2 Maret 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," demikian naskah apel persada yang dibacakan Presiden Prabowo.
Setelah itu, prosesi berlanjut dengan penghormatan terakhir sebelum jenazah diturunkan ke liang lahat. Presiden Prabowo kemudian melakukan penimbunan tanah secara simbolis, dilanjutkan oleh petugas makam hingga pemasangan batu nisan.
Sejumlah tokoh nasional dan pejabat negara turut hadir menyaksikan prosesi tersebut. Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan TNI, menteri kabinet, serta keluarga besar almarhum.
Presiden Prabowo juga meletakkan karangan bunga atas nama negara dan memberikan salam hormat terakhir di makam Try Sutrisno. Setelah itu, upacara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar serta penghormatan terakhir dari seluruh peserta upacara.
Try Sutrisno, yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, wafat pada Senin pagi di RSPAD Jakarta dalam usia 90 tahun. Sosoknya dikenang sebagai tokoh bangsa yang punya pengaruh besar dalam perjalanan sejarah Indonesia.
Sumber: ANTARA