Dominasi Tanpa Gol! PSMS Medan Takluk 0-1 dari Garudayaksa

waktu baca 2 menit

Medan (KABARIN) - Langkah PSMS Medan harus tersendat setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Garudayaksa dalam lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship di Stadion Pakansari, Bogor.

Gol cepat yang dicetak Everton pada menit ke-7 menjadi satu-satunya pembeda dalam laga tersebut—sebuah momen yang akhirnya menghantui PSMS hingga peluit panjang berbunyi.

Secara permainan, PSMS sebenarnya tampil cukup dominan. Bahkan di babak kedua, mereka unggul jumlah pemain setelah Garudayaksa harus bermain dengan 10 orang.

Namun, dominasi itu terasa sia-sia. Peluang demi peluang tercipta, tapi tak satu pun mampu dikonversi menjadi gol.

Pelatih Eko Purdjianto pun tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

Ia menilai timnya gagal memaksimalkan situasi yang seharusnya bisa menjadi keuntungan besar.

Setelah kehilangan satu pemain, Garudayaksa justru bermain semakin disiplin. Mereka memilih bertahan total dengan lima pemain di lini belakang dan mengandalkan serangan balik cepat.

Strategi ini terbukti efektif. PSMS kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan, meski terus menekan sepanjang laga.

Tak hanya pelatih, pemain seperti Jodi Kurniady juga mengakui hasil ini jauh dari harapan.

Kekalahan ini terasa semakin berat karena bukan pertama kalinya PSMS gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Meski hasil ini menjadi pukulan, peluang PSMS belum sepenuhnya tertutup. Masih ada tiga pertandingan tersisa—dua di kandang dan satu tandang.

Kini, fokus utama adalah evaluasi dan kebangkitan. Jika ingin tetap bersaing di Liga 2, PSMS harus tampil lebih tajam, lebih efektif, dan tentu saja—lebih klinis di depan gawang.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka