Jakarta (KABARIN) - Orlando Magic mengalahkan Detroit Pistons dengan skor 112-101 pada Game 1 putaran pertama playoff NBA, Minggu (waktu setempat), sekaligus mencuri kemenangan penting atas unggulan teratas Wilayah Timur.
Mengutip data dari laman NBA, Paolo Banchero memimpin Magic dengan 23 poin, sembilan rebound, dan empat assist, membantu tim posisi paling buncit di daftar tim playoff NBA itu memperpanjang rekor buruk Pistons yang kini menelan 11 kekalahan beruntun di kandang pada fase playoff sejak 2008.
Kemenangan ini menjadi awal positif bagi Orlando yang tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan, bahkan sejak awal langsung menekan tuan rumah yang tampak kesulitan menemukan ritme permainan.
Detroit sebenarnya melakukan perlawanan lewat Cade Cunningham yang mencetak rekor tertinggi dalam karir playoff dengan 39 poin, sementara Tobias Harris menambahkan 17 poin, namun kontribusi pemain lain minim.
Franz Wagner turut berperan penting dengan mencetak 19 poin, termasuk 11 poin di kuarter keempat untuk memastikan kemenangan Magic. Desmond Bane dan Wendell Carter Jr. masing-masing menyumbang 17 poin, sedangkan Jalen Suggs menambahkan 16 poin.
Magic membuka laga dengan dominasi, unggul 18-5 di pertengahan kuarter pertama setelah memaksa Pistons hanya memasukkan satu dari enam tembakan serta melakukan empat turnover dalam laga pertama mereka setelah jeda sepekan.
Keunggulan Orlando terus terjaga hingga turun minum dengan skor 55-51, dan kembali menekan di awal babak kedua dengan mencetak delapan dari sembilan poin pertama.
Pistons sempat bangkit melalui laju poin beruntun dan menyamakan kedudukan 65-65 lewat tembakan tiga angka Cunningham. Namun, Banchero merespons dengan jumper jarak jauh yang diikuti tripoin Bane untuk mengembalikan keunggulan dua digit bagi Magic.
Orlando menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 81-74 sebelum mengunci kemenangan di kuarter terakhir, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai unggulan kedelapan yang tidak pernah tertinggal saat menghadapi unggulan pertama di laga pembuka playoff sejak sistem unggulan diperkenalkan pada 1984.
Sumber: ANTARA