Nova Arianto Berharap Film "The Longest Wait" Bisa Tumbuhkan Kebanggaan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia U-20 Nova Arianto berharap kehadiran film dokumenter The Longest Wait: No Dream is Too Far, No Wait is Too Long bisa menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap perjuangan Tim Nasional Indonesia.

"Saya berharap dengan film ini masyarakat akan semakin bangga dengan tim nasional," kata Nova Arianto dalam konferensi pers pengenalan film di Jakarta, Selasa.

Film dokumenter produksi Fremantle Indonesia bersama Beach House Pictures itu dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Juni 2026.

Film ini mengangkat sisi humanisme di balik perjuangan Timnas Indonesia, bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga perjalanan emosional, pengorbanan, dan mimpi besar para pemain, pelatih, serta seluruh elemen pendukung tim.

Nova menilai kehadiran film tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para pemain dan staf pelatih yang selama ini bekerja keras membawa sepak bola Indonesia berkembang hingga mampu bersaing di level lebih tinggi.

Menurut dia, selama ini masyarakat umumnya hanya menyaksikan performa tim nasional saat bertanding, baik secara langsung di stadion maupun melalui siaran televisi. Namun, sepak bola, kata dia, tidak hanya tentang apa yang terjadi selama 90 menit di lapangan, melainkan juga tentang proses panjang di balik sebuah pertandingan.

Ia menjelaskan bahwa di balik pertandingan, para pemain banyak melakukan pengorbanan. Sejumlah pemain diaspora, misalnya, harus menempuh perjalanan sangat jauh dari Eropa maupun negara lain demi memenuhi panggilan membela Indonesia. Perjalanan panjang tersebut sering kali dilakukan di tengah jadwal kompetisi yang padat bersama klub masing-masing.

Selain itu, para pemain juga dituntut menjaga disiplin tinggi, mulai dari pola makan, kondisi kebugaran, pemulihan fisik, hingga kesiapan mental. Tidak sedikit pula pemain yang harus meninggalkan keluarga dalam waktu lama demi menjalani pemusatan latihan dan pertandingan internasional.

Nova juga menyinggung tekanan besar yang dihadapi para pemain timnas karena ekspektasi publik Indonesia yang begitu tinggi terhadap sepak bola nasional.

Oleh sebab itu, film dokumenter itu juga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat proses di balik layar, mulai dari persiapan tim, metode latihan, dinamika ruang ganti, hingga hubungan antarpemain dan pelatih yang selama ini jarang terekspos.

"Bagaimana di balik layar kami mempersiapkan tim, bagaimana pemain berlatih, bagaimana kehidupan mereka di luar lapangan, saya pikir masyarakat penasaran dengan itu. Film ini bisa menjawab rasa ingin tahu itu," katanya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka