Jakarta (KABARIN) - Legenda kickboxing Rico Verhoeven siap memulai babak tinju barunya usai tampil mengejutkan kala melawan juara dunia kelas berat WBC, WBA, dan IBF Oleksandr Usyk di Piramida Giza, Mesir.
"Babak kickboxing telah berakhir. Sekarang babak baru, babak tinju," kata Verhoeven dalam laporan The Ring di Jakarta, Senin.
Verhoeven membuat penampilan mengejutkan dengan mendominasi Usyk pada ronde awal hingga pertengahan dalam pertarungan di Piramida Giza.
Petarung asal Belanda itu tampil tenang dan disiplin dalam menerapkan strategi yang membuat laga berlangsung lebih kompetitif.
Selama hampir sebelas ronde, Verhoeven bertarung dengan sempurna sehingga Usyk terlihat biasa-biasa saja, dan unggul jauh dalam perolehan poin.
Usyk yang dikenal memiliki kemampuan teknik tinggi dan kecerdasan membaca pertandingan dibuat kesulitan menemukan celah untuk mendominasi laga.
Namun, pada ronde kesebelas, sang juara mendapatkan momentum dengan melancarkan serangkaian pukulan yang membuat Verhoeven kehilangan keseimbangan hingga terjatuh, namun kemudian bangkit.
Saat pertarungan dilanjutkan, Usyk melancarkan serangkaian pukulan terhadap Verhoeven yang sedang lebih bertahan dengan menutup kepala dan tubuh dari gempuran, namun wasit tiba-tiba turun tangan untuk menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan TKO bagi Usyk.
Pada saat penghentian pertandingan, Verhoeven unggul 96-94 pada satu kartu penilaian dan imbang 95-95 pada dua kartu penilaian lainnya.
"Saya mendengar peringatan 10 detik dan saya berpikir, 'Teruslah terpeleset dan meluncur' untuk mencoba melewatinya, pulih, dan berjuang untuk ronde ke-12,” katanya.
Ia melanjutkan, "Saya pikir mungkin setelah terjatuh, skor kami imbang. Saya pikir setidaknya kami bisa bertarung sampai akhir, bahkan lebih baik untuk para penggemar. Tapi saya tidak mendapat kesempatan untuk mengejutkan dunia, wasit berpikir berbeda".
Meskipun kalah, Verhoeven mengejutkan dunia olahraga bela diri dan menunjukkan penampilan yang solid melawan Usyk.
"Saya tidak peduli orang-orang tidak tahu, tetapi saya tahu kami memiliki peluang bagus melawan orang ini," katanya.
Dia mengatakan dalam pertarungan melawan Usyk, ia telah menunjukkan diri bisa bertarung dan bertinju, sehingga siap menghadapi siapa pun.
Dengan performanya yang kuat, petinju berusia 37 tahun itu berencana memanfaatkan peluang yang belum dimanfaatkan untuk memasuki babak selanjutnya dalam karier tinjunya dengan mengincar para petinju papan atas.
Sumber: ANTARA