Fashion

Tren Kain Alami Diprediksi Bakal Ngehits di 2026

Jakarta (KABARIN) - Pendiri brand busana modest Taza, Ashila Ramadani, memprediksi pakaian berbahan kain alami akan makin dicari di industri fashion sepanjang 2026.

“Kalau 2026 itu aku melihatnya demand ke natural fabrics itu akan semakin tinggi ya,” ujar Ashila di Jakarta, Jumat.

Ashila menjelaskan meningkatnya permintaan kain natural dipengaruhi kesadaran masyarakat yang makin tinggi soal pelestarian lingkungan. Generasi Z, yang kini jadi pasar utama, dianggap lebih peduli dan melek isu sustainability.

“Faktornya tuh mungkin karena dari tahun lalu kan udah banyak isu lingkungan tuh lagi naik juga ya tentang isu itu. Dan apalagi semakin ke depan tuh Gen Z itu kan menjadi market utama, yang mana Gen Z itu tuh lebih melek dan lebih peduli terhadap hal-hal yang seperti itu,” kata Ashila.

Menurutnya, kepedulian Gen Z terhadap nilai lingkungan membuat tren fashion berbasis kain natural bakal semakin relevan seiring usia mereka yang makin dewasa.

“Jadi that's why mungkin kenapa, karena Gen Z makin besar juga, makin dewasa, makin menjadi main market di industri manapun kayak gitu,” tambah Ashila.

Untuk menyikapi tren ini, Taza berkomitmen menghadirkan koleksi berbahan natural seperti nubuck fabric yang ramah kulit dan benang bersertifikasi. Tidak hanya soal bahan, keberlanjutan juga meliputi kesejahteraan pekerja dari sisi ekonomi dan produktivitas.

Selain itu, Ashila memprediksi koleksi fashion 2026 bakal penuh warna cerah dan pola yang lebih variatif, menyesuaikan preferensi masing-masing pengguna.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: