Saya dulu tidak benar-benar percaya pada cinta seperti yang sering digambarkan di film atau lagu
Jakarta (KABARIN) -
Penampilan Brian McKnight di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat malam, terasa semakin intim saat lagu Everything dibawakan. Di tengah konser, penyanyi R&B asal Amerika Serikat itu berhenti sejenak untuk berbagi cerita tentang perjalanan hidup dan caranya memaknai cinta yang kini jauh berbeda dari masa awal kariernya.
Sebelum menyanyikan lagu tersebut, Brian mengungkapkan bahwa dulu dirinya sempat meragukan konsep cinta yang sering muncul di film maupun lagu. Ia mengaku pada masa awal bermusik, dirinya lebih fokus menulis lagu sesuai selera pasar.
“Saya dulu tidak benar-benar percaya pada cinta seperti yang sering digambarkan di film atau lagu,” kata Brian McKnight di atas panggung.
Cara pandangnya berubah setelah bertemu dengan sang istri, Leilani McKnight, lebih dari sepuluh tahun lalu. Pertemuan itu disebut Brian membawa dampak besar, bukan hanya dalam kehidupan pribadi, tetapi juga dalam cara ia berkarya.
“Ia mengubah cara saya berpikir, berjalan, berbicara, menulis, bernyanyi, dan menjalani hidup,” ujar Brian McKnight.
Brian mengatakan dirinya kini menjadi sosok yang lebih baik berkat perjalanan tersebut. Lagu Everything pun dipersembahkan khusus untuk sang istri sebagai ungkapan perasaan terdalamnya.
“Mrs. Leilani McKnight, kamu adalah segalanya,” kata Brian sebelum melanjutkan penampilan.
Sepanjang konser, Brian membawakan deretan lagu yang sudah lekat di hati penggemar. Beberapa di antaranya adalah Anytime, The Only One for Me, Forever, Still in Love, Find Myself in You, Ten Million Stars, My Legacy, 6, 8, 12, dan Never Felt This Way.
Menjelang penutupan, suasana semakin hangat saat Brian menyanyikan Could, Back at One, One Last Cry, dan Home. Penonton ikut bernyanyi bersama, menciptakan momen kebersamaan yang kuat hingga akhir pertunjukan.
Salah satu penonton bernama Fania mengaku baru pertama kali menonton konser Brian McKnight secara langsung. Ia mengatakan sudah lama menantikan kesempatan ini dan paling menunggu lagu One Last Cry.
Penonton lain, Dina, juga merasakan hal serupa. Ia menyebut Home sebagai lagu yang paling ditunggu, meski merasa konser terasa singkat karena beberapa lagu dibawakan dalam format medley.
Sebelumnya, Brian McKnight pernah menyapa penggemarnya di Indonesia lewat konser Heart & Soul Live in Jakarta 2025. Penampilan terbarunya ini kembali mempertemukan lagu-lagu klasik dengan pendengar lintas generasi.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026