News

Prabowo Minta Sistem Pemilu Tetap Pikirkan Kepentingan Rakyat

Jakarta (KABARIN) - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto ingin semua pembahasan soal sistem pemilu tetap fokus pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Menurut Prasetyo, pemerintah menyadari bahwa setiap partai politik punya pandangan berbeda soal bagaimana sistem pemilu ke depan, dan hal itu dihormati.

"Sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden, kami pemerintah yang pasti adalah bagaimana kita berpikir untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Prasetyo saat konferensi pers bersama DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Pemerintah rutin berkoordinasi dengan DPR, terutama Komisi II yang menangani urusan pemilu, untuk memantau wacana-wacana yang berkembang di masyarakat terkait sistem pemilihan kepala daerah.

Prasetyo juga mengapresiasi DPR dan Komisi II yang telah menyiapkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pemilu dan secara terbuka melibatkan partisipasi publik.

"Terkait pemilihan kepala daerah yang wacananya akan dipilih oleh DPRD, secara formilnya belum dibahas atau belum masuk di Prolegnas di DPR," tambahnya.

Selain itu, pemerintah menegaskan tidak ada rencana mengubah sistem pemilihan presiden dan wakil presiden menjadi dipilih oleh MPR.

"Misalnya, dipilih oleh MPR atau tidak dipilih langsung oleh rakyat, itu tidak ada," kata Prasetyo.

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: