Seleb

Luna Maya Sebut Suzzanna 3 Jadi Satu-satunya Film yang Ia Bintangi di 2026

Jakarta (KABARIN) - Aktris Luna Maya memastikan film “Suzzanna: Santet, Dosa Di Atas Dosa” akan menjadi satu-satunya film layar lebar yang ia bintangi sepanjang 2026. Kepastian itu disampaikan Luna saat peluncuran cuplikan (trailer) film Suzzanna ketiga di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin.

“Mungkin bisa dibilang 2026, satu-satunya film. Dan sisanya adalah... sampai sekarang... belum ada rencana apa-apa,” kata Luna dalam sesi tanya-jawab dengan pers.

Luna kembali menegaskan bahwa proyek terbaru garapan Soraya Intercine Films tersebut memang menjadi satu-satunya film layar lebar yang ia jalani pada 2026.

“Jangan sampai enggak nonton, maksudnya,” ujar Luna.

Berbeda dari dua film sebelumnya, Suzzanna: Santet, Dosa Di Atas Dosa tidak lagi menampilkan sosok Suzzanna sebagai hantu. Dalam film ini, karakter Suzzanna hadir sepenuhnya sebagai manusia, dari awal hingga akhir cerita.

“Di sini Suzzanna berperan sebagai manusia, full dari awal sampai akhir,” kata Luna.

Luna mengaku antusias dengan pendekatan baru ini. Untuk mendalami karakter Suzzanna yang asli, ia menjalani latihan vokal intensif bersama mentor. Latihan tersebut difokuskan pada cara bicara, intonasi, hingga pelafalan huruf yang menjadi ciri khas mendiang ratu horor Indonesia itu.

“Itu terutama pada saat berdialog Intonasi dan lafalan beliau untuk mengucapkan satu konsonan, huruf, itu sangat khas banget gitu,” ujar Luna.

Film yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis dan diproduseri Sunil Soraya ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop pada hari pertama Lebaran 2026, tepatnya 18 Maret.

Pernyataan Luna ini juga muncul di tengah beredarnya informasi bahwa film “Siksa Sampai Mati” garapan Umay Shahab, yang disiapkan untuk tayang pada 2026, tidak lagi menampilkan Luna Maya, seperti terlihat pada poster perdana yang justru menampilkan Laura Basuki.

Selain itu, Luna juga dikabarkan ingin mengambil jeda dari dunia film sepanjang 2026 setelah menyelesaikan sejumlah proyek, sekaligus menghindari genre horor untuk sementara waktu.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: