Oto

Harga Mobil Listrik VW ID. Buzz di Australia Dipangkas hingga Rp201 Juta

Jakarta (KABARIN) - Volkswagen (VW) memangkas harga mobil listrik ID. Buzz di pasar Australia hingga 12.000 dolar AS atau sekitar Rp201 juta. Langkah ini diambil buat mendongkrak penjualan van listrik dan kendaraan penumpang mereka yang belum terlalu kencang sejak pertama meluncur.

Dilaporkan Drive pada Selasa waktu setempat, pemangkasan harga ini berlaku untuk harga eceran yang direkomendasikan. Kebijakan tersebut melanjutkan pola diskon terbatas yang sebelumnya juga sempat diberikan sejak ID. Buzz resmi dijual di Australia pada Desember 2024.

Varian paling terjangkau, ID. Buzz Cargo dengan jarak sumbu roda pendek (short wheelbase/SWB), kini turun harga 10.000 dolar AS atau sekitar Rp167 juta. Harganya menjadi 69.990 dolar AS atau setara Rp1,17 miliar sebelum biaya tambahan.

Buat kamu yang butuh lebih dari sekadar tiga kursi di baris depan, ada ID. Buzz Pro SWB. Varian ini sudah punya baris kedua sehingga bisa menampung hingga lima penumpang. Harganya sekarang diposisikan di 75.990 dolar AS (sekitar Rp1,2 miliar) sebelum biaya tambahan, atau turun 12.000 dolar AS (Rp201 juta) dari banderol sebelumnya.

Volkswagen juga menawarkan ID. Buzz Pro versi jarak sumbu roda panjang (long wheelbase/LWB) dengan tambahan baris ketiga, sehingga total bisa mengangkut tujuh penumpang. Versi ini mengalami penurunan harga sebesar 10.300 dolar AS (sekitar Rp172 juta), menjadi 80.990 dolar AS atau sekitar Rp1,3 miliar di luar biaya pengurusan surat-surat.

Sementara itu, varian tertinggi ID. Buzz GTX yang hanya tersedia dalam versi LWB juga ikut dipangkas. Harga ecerannya turun 5.000 dolar AS (sekitar Rp83 juta) dan kini menjadi 104.990 dolar AS atau sekitar Rp1,7 miliar.

Tak cuma memangkas harga eceran, Volkswagen Australia juga menghadirkan program harga promosi yang berlaku hingga akhir April tahun ini. Lewat promo tersebut, banderol ID. Buzz jadi makin ramah di kantong dibandingkan harga normal.

Dalam skema promosi, ID. Buzz Cargo bisa dibeli seharga 72.990 dolar AS (sekitar Rp1,2 miliar) termasuk biaya pengurusan surat-surat. Sementara ID. Buzz Pro SWB dan LWB masing-masing ditawarkan dengan harga 79.990 dolar AS (sekitar Rp1,3 miliar) dan 84.990 dolar AS (sekitar Rp1,4 miliar).

Selain beda harga, keempat varian ID. Buzz juga punya perbedaan dari sisi tenaga motor listrik. Varian Cargo dibekali motor listrik dengan output 210 kW dan torsi 550 Nm. Untuk varian Pro yang lebih fokus ke penumpang, dayanya sama-sama 210 kW, tapi torsinya sedikit lebih besar, yakni 560 Nm.

Sedangkan varian GTX sebagai model teratas sudah mengusung penggerak semua roda (all-wheel drive) dengan dua motor listrik. Total output dayanya mencapai 250 kW, paling besar di jajaran ID. Buzz.

Perbedaan juga terlihat di sektor baterai. Model SWB dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 79 kWh, sementara versi LWB menggunakan baterai lebih besar 86 kWh. Dengan kapasitas tersebut, jarak tempuh serba listrik ID. Buzz diklaim berada di kisaran 422 km hingga 452 km, tergantung spesifikasi dan varian yang dipilih.

Pemangkasan harga ini diharapkan bisa bikin ID. Buzz makin dilirik konsumen Australia yang lagi mulai melirik kendaraan listrik, khususnya di segmen van dan MPV listrik.

Penerjemah: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: