News

TVRI Tambah Pemancar untuk Perluas Jangkauan Siaran Piala Dunia 2026

Jakarta (KABARIN) - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) bakal menambah pemancar demi memperluas jangkauan siaran Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil supaya masyarakat di berbagai daerah Indonesia bisa ikut menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut tanpa terkendala sinyal.

Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI, Usman Kansong, mengungkapkan bahwa jangkauan siaran TVRI saat ini baru menyentuh sekitar 75 persen wilayah Indonesia. Ada dua masalah utama yang bikin jangkauan belum maksimal: gangguan teknis di wilayah yang sebenarnya sudah terjangkau, serta masih adanya daerah yang sama sekali belum mendapat sinyal TVRI.

"Solusi dari permasalahan itu adalah kami akan menyewa pemancar sementara," kata dia setelah Dialog Meja Bundar bertema “Piala Dunia 2026, pers, dan peradaban publik kita, siaran olahraga sebagai ruang edukasi, literasi, dan penguatan nilai kepublikan” di Auditorium Bung Karno LPP TVRI, Jakarta, Selasa.

Menurut Usman, penambahan pemancar ini jadi bagian dari upaya TVRI untuk memastikan akses siaran olahraga kelas dunia bisa dinikmati lebih merata. Di wilayah yang sebenarnya sudah terjangkau tapi sinyalnya belum optimal, TVRI juga menyiapkan langkah edukasi buat masyarakat.

Salah satu caranya lewat pembuatan dan penyebaran video panduan soal cara menata televisi dan antena agar tangkapan siaran TVRI bisa lebih jernih. Harapannya, masalah teknis di tingkat penerima bisa diminimalkan.

Untuk daerah yang belum terjangkau sinyal sama sekali, TVRI menggandeng pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur teknis penyiaran. Upaya ini sudah dilakukan, misalnya di Banten dan Kepulauan Mentawai, lewat penyewaan pemancar sementara supaya masyarakat setempat tetap bisa mengakses siaran TVRI.

TVRI juga memaksimalkan peran kantor perwakilan di tiap provinsi untuk mendukung perluasan jangkauan siaran Piala Dunia 2026. Selain siaran terestrial, TVRI turut menggenjot platform digital seiring makin luasnya akses internet di Indonesia.

"Berdasarkan data Kementerian Komdigi, 82 persen masyarakat Indonesia sudah terjangkau internet, jadi platform itu juga akan kami maksimalkan," kata Usman.

Lewat berbagai langkah ini, TVRI menegaskan komitmennya menghadirkan siaran Piala Dunia 2026 bukan cuma sebagai tontonan hiburan, tapi juga sebagai ruang edukasi, literasi, dan penguatan nilai kepublikan yang bisa diakses seluas-luasnya oleh masyarakat Indonesia.

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: