Kalau berita ambil dari TV yang lain kadang ada kepentingan
Semarang (KABARIN) - Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty mendukung pembukaan kembali kantor-kantor biro Perum LKBN ANTARA di luar negeri.
"ANTARA ini jadi andalan sumber berita di luar negeri," kata Evita saat memimpin kunjungan kerja Komisi VII DPR di Semarang, Jumat.
Menurut dia, berita yang dihasilkan ANTARA bisa netral dan mendukung kebijakan pemerintah.
"Kalau berita ambil dari TV yang lain kadang ada kepentingan," katanya.
Sementara Wakil Ketua Komisi VII DPR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menambahkan, ANTARA bersama RRI dan TVRI harus bisa menjadi penyeimbang di "post truth era" ini.
"Harus menjadi corong utama pemerintah dan DPR," katanya.
Tiga lembaga penyiaran ini, lanjut dia, harus bisa menjadi penyambung lidah rakyat, sehingga upaya pemerintah bisa dilakukan tanpa harus menunggu viral.
Adapun Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyampaikan rencana tentang pembukaan kembali kantor-kantor biro di luar negeri.
Menurut dia, Kantor Berita ANTARA memiliki peran penting dalam fungsi cek fakta di tengah derasnya arus informasi saat ini.
Kantor Berita ANTARA saat ini sudah memiliki dua biro di luar negeri, masing-masing di Kuala Lumpur dan Beijing.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026