News

Menkomdigi Tegaskan WFH Tak Boleh Ganggu Layanan Publik

Jakarta (KABARIN) - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa penerapan sistem Work From Home (WFH) setiap hari Jumat tidak boleh berdampak pada kualitas maupun kecepatan layanan pemerintah kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan yang mulai diberlakukan sejak 1 April 2026 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengubah pola kerja agar lebih efisien dan memaksimalkan penggunaan teknologi digital di lingkungan kerja.

“WFH ini bukan hari libur tambahan. Tidak boleh mengurangi efektivitas, tidak boleh mengurangi produktivitas, dan juga tidak boleh mengganggu kecepatan pelayanan dari kementerian,” kata Meutya dalam apel pagi di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Senin.

Meutya menekankan bahwa perubahan sistem kerja harus tetap dibarengi dengan standar kinerja yang jelas dan bisa diukur agar pelayanan publik tetap optimal.

Menurutnya, kebijakan ini juga bertujuan untuk mengurangi mobilitas pegawai sekaligus meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pengurangan perjalanan dinas serta pemakaian kendaraan dinas, dengan penghematan anggaran yang kemudian dialihkan ke program prioritas nasional.

Sebagai lembaga yang berada di garis depan transformasi digital, Kemkomdigi diharapkan menjadi contoh dalam penerapan sistem kerja fleksibel berbasis teknologi tanpa menurunkan produktivitas.

“Kita justru harus menjadi contoh utama bahwa bekerja di luar kantor secara daring tetap dapat memberikan hasil yang maksimal dan juga terukur,” ujar Meutya.

Ia juga mengingatkan bahwa situasi global yang terus berubah menuntut seluruh pegawai untuk tetap disiplin, fokus, dan mampu menjaga kerja sama yang solid di setiap lini.

“Kita harus tetap fokus, tetap tenang, tetap produktif, dan saling bahu-membahu. Yang dihadapi dunia saat ini bukan hal yang mudah,” katanya.

Selain itu, Meutya menekankan pentingnya keselarasan arahan dan komunikasi internal agar setiap kebijakan bisa dijalankan dengan baik di seluruh unit kerja.

“Tidak boleh ada beda semangat di atas dengan semangat di bawah. Kalau ini terjadi, kita akan kesulitan,” tegasnya.

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: