Tiga ruang kelas di lantai satu mengalami kerusakan, sementara di lantai dua terdapat dua ruang kelas dan satu laboratorium yang terdampak
Kabupaten Bogor (KABARIN) - Ledakan gas di kantin lapangan padel merusak lima ruang kelas SDN Ciangsana 03 di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis pagi, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Rusliandy di Cibinong, menyebutkan peristiwa terjadi sekitar pukul 05.15 WIB di kantin lapangan padel yang berada di samping sekolah. Ledakan diduga berasal dari tabung LPG 25 kilogram yang meledak saat kondisi masih di luar jam kegiatan belajar mengajar (KBM).
Ia memastikan, tidak ada siswa maupun tenaga pendidik yang berada di lokasi saat kejadian, sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
“Alhamdulillah kejadian terjadi di luar jam sekolah, sehingga tidak ada korban. Namun beberapa ruang kelas terdampak,” ujar Rusliandy.
Berdasarkan laporan awal, ledakan menyebabkan kerusakan pada pagar sekolah sepanjang kurang lebih 15 meter di sisi kanan, serta tembok di area tangga lantai dua.
Selain itu, tiga ruang kelas di lantai satu mengalami kerusakan, sementara di lantai dua terdapat dua ruang kelas dan satu laboratorium yang terdampak, di antaranya kaca jendela pecah dan bagian dudukan jendela rusak.
Plang sekolah turut mengalami kerusakan, serta ditemukan retakan pada area lapangan sekolah akibat dampak getaran ledakan.
Pihak Kecamatan Gunung Putri menerima laporan kejadian sekitar pukul 05.20 WIB dan langsung melakukan peninjauan bersama unsur terkait, termasuk pihak sekolah, Destana Ciangsana, dan Babinsa setempat.
Sebagai langkah penanganan awal, area terdampak terutama di lantai dua ditutup sementara dan ruang kelas yang rusak tidak diperbolehkan digunakan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga memutuskan untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di SDN Ciangsana 03 dan mengalihkannya ke sistem pembelajaran daring selama dua hari.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap kondisi bangunan serta menyiapkan langkah perbaikan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026