Muscat (KABARIN) - Oman dan Iran baru saja menggelar pembicaraan penting terkait keamanan navigasi di Selat Hormuz hingga situasi regional terkini. Pertemuan itu dipimpin langsung Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad Al Busaidi bersama delegasi Iran yang diketuai Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Oman pada Minggu, kedua negara membahas prinsip-prinsip kebebasan navigasi di Selat Hormuz sesuai hukum internasional. Jalur laut ini memang dikenal sebagai salah satu rute perdagangan minyak paling strategis di dunia.
Selain itu, Oman dan Iran juga saling bertukar pandangan mengenai perkembangan terbaru di kawasan. Keduanya membicarakan berbagai langkah untuk memperkuat keamanan pelayaran maritim, menjaga kelancaran arus perdagangan, serta memastikan rantai pasokan global tetap stabil.
Dalam pertemuan tersebut, Al Busaidi juga menerima pesan lisan dari Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi. Pesan itu berkaitan dengan pembicaraan yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang dimediasi oleh Pakistan.
Pesan tersebut menegaskan komitmen Iran dan AS untuk memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz secara aman dan berkelanjutan.
Selat Hormuz sendiri menjadi titik vital perdagangan energi dunia karena menjadi jalur utama pengiriman minyak dari kawasan Teluk. Karena itu, stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut selalu menjadi perhatian internasional, terutama ketika tensi geopolitik di Timur Tengah meningkat.
Sumber: Xinhua