Otto Hasibuan Tegaskan Pentingnya Pendidikan dan Kesadaran Hukum

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan menegaskan pendidikan dan kesadaran hukum merupakan investasi masa depan bangsa.

"Yang paling utama adalah membangun kepercayaan. Dari situ lah kemajuan pendidikan, hukum, dan pembangunan bangsa dapat berjalan dengan baik,” kata Otto dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Menurut Otto saat hadiri di seminar kebangsaan di Universitas Bangka Belitung, Bangka, Minggu (24/5), pendidikan dan kesadaran hukum merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan bangsa.

Maka dari itu, ia berharap pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran hukum di Bangka Belitung guna menciptakan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia lebih maju dan berdaya saing.

Otto menyoroti kondisi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki paradoks antara kekayaan sumber daya alam dan kualitas pendidikan masyarakat.

Menurutnya, melimpahnya sumber daya alam tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia nasional.

“Bangka Belitung kaya akan sumber daya alam, tetapi pendidikan harus menjadi perhatian utama," ujarnya.

Dia menekankan sumber daya alam suatu saat bisa habis, sedangkan pendidikan akan menjadi bekal yang terus memberikan manfaat bagi masa depan.

Kendati demikian, Wamenko mengingatkan keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan menghadapi tantangan kehidupan.

Karena itu, mahasiswa dan generasi muda didorong untuk memiliki pola pikir visioner serta mampu mengambil peran dalam memajukan masyarakat dan bangsa.

“Mahasiswa harus berpikir untuk memajukan peradaban. Pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan investasi dengan manfaat jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar bagi kehidupan,” kata Otto.

Selain pendidikan, dirinya juga menekankan pentingnya membangun budaya hukum dan kepercayaan publik sebagai bagian dari fondasi pembangunan nasional.

Ia berpendapat kesadaran hukum perlu terus diperkuat agar tercipta kehidupan masyarakat yang tertib, adil, dan saling menghormati.

Adapun seminar kebangsaan digelar dengan tema Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum Sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia dalam rangka Dies Natalis Ke-20 Universitas Bangka Belitung.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta civitas academica Universitas Bangka Belitung.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka