Dan setelah beberapa kali, mereka menjadi 'jahat' ... tetapi saya tidak lagi peduli dengan hal-hal itu
Washington DC (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan serangan keras kepada sejumlah tokoh media sayap kanan yang mengkritik kebijakan perang terhadap Iran.
Trump menuding beberapa figur publik seperti Tucker Carlson, Megyn Kelly, Candace Owens, dan Alex Jones sebagai pihak yang ia sebut pembuat onar hingga memiliki kecerdasan rendah.
Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump juga menyinggung media arus utama yang menurutnya ikut memberi sorotan positif kepada para pengkritiknya.
Trump menulis:
"Para 'pakar' yang disebut-sebut itu adalah pecundang dan mereka akan selalu menjadi pecundang. Sekarang, CNN yang menyebarkan berita palsu, New York Times yang sedang mengalami kemunduran, dan semua organisasi berita sayap kiri radikal lainnya justru 'memuji' mereka dan memberikan liputan 'positif' untuk pertama kalinya dalam hidup mereka. Mereka bukan 'MAGA', mereka pecundang, hanya mencoba menumpang pada MAGA," tulis Trumph di platform Truth Social.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan merespons komunikasi dari para tokoh tersebut karena dinilai tidak relevan dengan prioritasnya sebagai presiden.
Dalam unggahan lanjutan, Trump kembali menyindir sejumlah figur media dan mantan sekutu politiknya.
"Dan setelah beberapa kali, mereka menjadi 'jahat', seperti Marjorie 'pengkhianat', Brown; tetapi saya tidak lagi peduli dengan hal-hal itu. Saya hanya peduli melakukan yang terbaik untuk negara kami," tambahnya dalam sebuah unggahan panjang.
Salah satu nama yang disinggung adalah Marjorie Taylor Greene, anggota politik yang sebelumnya merupakan sekutu dekat Trump namun kemudian berbeda pandangan terkait sejumlah isu, termasuk kebijakan luar negeri.
Sebelumnya, sejumlah tokoh media konservatif tersebut dikenal sebagai pendukung gerakan “MAGA”, namun belakangan mulai vokal mengkritik arah kebijakan Trump, terutama terkait konflik dengan Iran dan pendekatan militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026