Moskow (KABARIN) - Pakistan meningkatkan pengamanan di ibu kota Islamabad menjelang perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang bertujuan mencapai kesepakatan gencatan senjata. Pemerintah juga menetapkan hari libur nasional pada Kamis (9/4) dan Jumat sebagai langkah antisipasi.
Negosiasi kedua negara tersebut dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada Jumat atas undangan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Pertemuan akan digelar di sebuah hotel kawasan administratif yang telah diperketat pengamanannya oleh aparat setempat.
Dari pihak Iran, delegasi akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi bersama Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf. Sementara itu, Amerika Serikat akan diwakili Wakil Presiden J.D. Vance serta dua utusan khusus Presiden Donald Trump, yakni Steve Witkoff dan Jared Kushner.
Putaran awal perundingan disebut akan dimulai pada Sabtu (11/4) dengan pembahasan 10 poin proposal dari Iran. Agenda tersebut mencakup sejumlah isu utama, termasuk kontrol Iran atas Selat Hormuz, penarikan pasukan Amerika dari kawasan Timur Tengah, serta penghentian seluruh operasi militer.
Di sisi lain, proses diplomasi ini masih menghadapi tantangan, salah satunya terkait situasi di Lebanon yang disebut ikut terdampak eskalasi serangan Israel di kawasan tersebut.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026