...PDI Perjuangan akan berdiri di garis depan untuk menjaga hak Rakyat memilih pemimpinnya sendiri
Jakarta (KABARIN) - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan tegas menolak wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari dipilih langsung oleh rakyat menjadi melalui DPRD. Menurut Megawati, ide itu bukan cuma soal teknis politik, tapi menyentuh hal yang jauh lebih mendasar: ideologi, konstitusi, dan sejarah demokrasi Indonesia.
“PDI Perjuangan menolak secara tegas setiap wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Penolakan ini bukan sekadar sikap politik praktis. Ini adalah sikap ideologis, sikap konstitusional, dan sikap historis,” kata Megawati saat menutup Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/1).
Sebagai Presiden Kelima RI, Megawati menilai Pilkada langsung adalah salah satu pencapaian penting hasil perjuangan panjang rakyat setelah era Reformasi. Menurutnya, sistem ini lahir dari semangat rakyat untuk kembali merebut hak politik yang dulu lama dikekang oleh kekuasaan yang terpusat.
“Mekanisme ini lahir dari perjuangan panjang Rakyat untuk merebut kembali hak politiknya setelah puluhan tahun dikekang oleh sentralisme kekuasaan,” ujarnya.
Megawati juga mengingatkan bahwa sistem Pilkada lewat DPRD adalah praktik lama yang tidak bisa menjamin demokrasi yang sehat dan kekuasaan yang akuntabel. Ia bahkan membantah anggapan bahwa pemilihan lewat DPRD bisa menekan biaya politik.
“Sebaliknya, Pilkada langsung memberikan ruang partisipasi Rakyat, memperkuat legitimasi pemimpin daerah, dan membuka ruang kontrol sosial terhadap kekuasaan lokal. Karena itu, saya menegaskan agar Pilkada langsung tetap dipertahankan sebagai mekanisme yang demokratis, partisipatif, dan konstitusional dalam memilih kepala daerah,” tegasnya.
Bagi Megawati, sikap PDIP yang terus menolak Pilkada lewat DPRD bukanlah hal baru. Itu adalah bagian dari komitmen ideologis partai agar demokrasi di Indonesia tidak mundur ke belakang.
“Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan. PDI Perjuangan akan berdiri di garis depan untuk menjaga hak Rakyat memilih pemimpinnya sendiri,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa demokrasi tidak boleh dikorbankan hanya demi alasan efisiensi atau stabilitas semata.
“Kita tidak akan membiarkan demokrasi dikerdilkan atas nama efisiensi, stabilitas, atau alasan-alasan teknokratis yang mengabaikan kedaulatan Rakyat,” tutur Megawati.
Sumber: ANTARA