Herdman Ungkap Sudah Sambung Komunikasi dengan Jay Idzes dan Pemain Inti Sejak Natal

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengatakan dirinya sudah mulai berkomunikasi dengan para pemain tim Garuda sejak tiga pekan terakhir.

Meski secara resmi baru ditunjuk sebagai pelatih pada Sabtu, Herdman mengaku sudah menyapa Jay Idzes dan beberapa pemain inti lainnya sejak Natal. Ia menekankan bahwa tujuan awal bukan membahas target di lapangan, tapi lebih ke pendekatan personal dan perkenalan sebagai pelatih baru.

"Selama Natal, saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada banyak dari mereka bersama keluarga masing-masing. Tapi saya sudah berbicara dengan kelompok inti pemain. Saya sudah melakukan percakapan, percakapan panjang, dengan kapten dan beberapa pemain senior," kata Herdman di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, setelah jumpa pers perkenalan resminya.

"Bukan untuk langsung membahas Piala Dunia, tapi untuk mengenal mereka sebagai manusia dan memperkenalkan diri saya," tambahnya.

Dalam dua pekan ke depan, Herdman berencana melakukan konferensi video dengan pemain inti tim Garuda untuk memahami pandangan mereka soal perjalanan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sempat kandas di Arab Saudi pada Oktober lalu.

"Dalam dua minggu ke depan, saya akan melakukan konferensi video dengan para pemimpin inti tim untuk memahami kampanye kualifikasi Piala Dunia, mendengar sudut pandang mereka, memahami motivasi mereka, mengapa mereka bermain untuk Indonesia, dan apa yang mereka inginkan dari perjalanan ini. Percakapan-percakapan itu akan terjadi dalam dua minggu ke depan," ungkap Herdman.

Setelah itu, pelatih asal Inggris ini akan terbang ke Eropa untuk memantau langsung performa pemain-pemain timnas yang berlaga di berbagai klub, seperti Jay Idzes dan Emil Audero di Italia, Kevin Diks di Jerman, Calvin Verdonk di Prancis, Ole Romeny di Inggris, Ragnar Oratmangoen dan Joey Pelupessy di Belgia, serta Justin Hubner dan Dean James di Belanda.

"Akhir Januari hingga awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan mereka, mendengarkan mereka secara langsung, serta mencari pemain lain yang mungkin siap untuk bergabung. Ini akan menjadi periode yang sangat sibuk, dan pada tahap ini mendengarkan pemain serta memahami perspektif mereka adalah hal yang paling penting," tutup Herdman.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka