Istanbul (KABARIN) - Sedikitnya 28 orang tewas dan hampir 80 lainnya luka-luka setelah sebuah derek konstruksi roboh dan menimpa kereta penumpang di Thailand timur laut, Rabu.
Insiden tragis itu terjadi di Distrik Sikhio, Provinsi Nakhon Ratchasima. Saat kejadian, Kereta Ekspres Khusus No. 21 yang melayani rute Bangkok–Ubon Ratchathani sedang melintas di lokasi. Tanpa diduga, sebuah derek konstruksi berukuran besar jatuh dan menghantam salah satu gerbong kereta.
Kereta tersebut diketahui membawa sekitar 195 penumpang beserta staf. Derek yang roboh merupakan bagian dari proyek pembangunan jalur kereta api berkecepatan tinggi. Benturan keras membuat beberapa gerbong tergelincir, bahkan memicu kebakaran di area reruntuhan.
Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Puluhan korban yang mengalami luka-luka segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Insiden ini juga mendapat perhatian internasional. Pemerintah China menyampaikan belasungkawa kepada Thailand atas kecelakaan maut tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan bahwa Beijing sangat menaruh perhatian pada aspek keselamatan dalam proyek infrastruktur dan personel yang terlibat.
Ia menambahkan bahwa pembangunan di lokasi kejadian dikerjakan oleh perusahaan asal Thailand, sementara penyebab robohnya derek masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Sumber: ANAD