Sutradara Legendaris "The Lion King" Roger Allers Tutup Usia di Umur 76 Tahun

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Dunia animasi kehilangan salah satu tokoh pentingnya. Roger Allers, sutradara legendaris yang ikut melahirkan film animasi The Lion King, meninggal dunia pada Sabtu di usia 76 tahun.

Kabar duka ini disampaikan juru bicara Disney Animation kepada The Hollywood Reporter. Allers disebut wafat secara mendadak di kediamannya di Santa Monica setelah sempat mengalami gangguan kesehatan dalam waktu singkat.

"Roger Allers adalah seorang visioner kreatif yang banyak kontribusinya untuk Disney akan terus dikenang oleh generasi mendatang,” kata CEO Disney Bob Iger dalam pernyataan resminya.

Iger mengenang Allers sebagai sosok yang sangat memahami kekuatan cerita. Menurutnya, Allers tahu bagaimana menyatukan karakter, emosi, dan musik menjadi sebuah karya yang bisa bertahan lintas generasi.

"Karyanya membantu mendefinisikan era animasi yang terus menginspirasi penonton di seluruh dunia, dan kami sangat berterima kasih atas semua yang telah dia berikan kepada Disney. Hati kami bersama keluarga, teman, dan rekan kerjanya," lanjut Iger.

Produser The Lion King, Don Hahn, juga menyampaikan penghormatan terakhir. Ia menggambarkan Allers sebagai pribadi yang penuh rasa ingin tahu, ceria, dan selalu antusias dalam bercerita.

"Dia tetap hidup dalam karyanya, dan di hati kita semua yang cukup beruntung mengenalnya," kata Hahn.

Roger Allers lahir di Rye, New York, pada 29 Juni 1949. Kecintaannya pada dunia animasi tumbuh sejak kecil hingga akhirnya mengantarkannya meraih gelar seni rupa dari Arizona State University.

Nama Allers melejit setelah menyutradarai The Lion King bersama Rob Minkoff. Film tersebut sukses besar dan meraup hampir 979 juta dolar AS secara global saat pertama kali dirilis, menjadikannya film terlaris pada 1994.

Sebelum itu, Allers terlibat dalam sejumlah proyek besar Disney seperti Aladdin, Beauty and the Beast, The Little Mermaid, Oliver and Company, hingga Rescuers Down Under. Ia juga ikut berkontribusi dalam pengembangan Tron pada 1982 yang dikenal sebagai pelopor penggunaan CGI dalam film layar lebar.

Tak hanya di layar lebar, Allers juga terlibat dalam adaptasi musikal Broadway The Lion King bersama Irene Mecchi. Karya tersebut mengantarkannya meraih nominasi Tony pada 1998.

Perjalanan kariernya berlanjut dengan menyutradarai Open Season untuk Sony Pictures pada 2006 serta menggarap film animasi The Prophet pada 2015. Ia juga pernah mendapat nominasi Oscar lewat film pendek animasi The Little Matchgirl.

Sepanjang kariernya, Allers terlibat dalam berbagai proyek lain seperti Watership Down, Return to Never Land, hingga Ted dan Ted 2.

Roger Allers meninggalkan dua anak, Leah dan Aidan, serta pasangannya, Genaro. Warisan karyanya akan terus hidup dan menemani penonton di seluruh dunia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka